SuaraSoreang.id - Sejumlah organisasi kasundaan konsolidasi bersama Relawan Ganjar Pranowo, Kornas Ganjarist.
Dalam silaturahmi yang digelar di Desa Banyusari, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (14/2/2023), hadir juga rengrengan dari Garda Nusantara Indonesia.
Pertemuan yang dihadiri Panglima Garda Nusantara, Mohammad Arif Muharam, juga semakin hangat dengan hadirnya jajaran dan Plt Ketua Umum Ganjarist, Kris Tjantra serta sejumlah pengurus.
Kemudian acara tersebut juga dihadiri pula oleh sejumlah organisasi kesundaan atau para pegiat budaya di Jawa Barat.
Mereka yang datang adalah Padepokan Garuda Sunda, Paguyuban Sunda Motekar, Sekarjati Nusantara, Kampung Budaya Lembur Tengah, PPSI Kutagaluh, Kalutuhan Kutamaya, Aji Dipa, Padepokan Sunda Galuh Pakuan, Paguron Silat Gadjah Putih, Macan Padjajaran Indonesia, Aksi Cepat Peduli Sesama (ACPS), dan Patriot Siliwangi Sejati.
Kris Tjantra mengatakan, silaturahmi dilakukan untuk mempererat tali persaudaraan.
Dia juga mengatakan, pertemuan dilakukan untuk menyamakan visi dalam berkontribusi bagi Indonesia kedepan yang lebih baik.
"Kami sebagai organisasi yang sama-sama cinta NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) tentunya dalam kesempatan ini diharapkan bisa lebih kompak lagi dalam berjuang berkontribusi bagi negeri," ujar Kris.
Sebagai bangsa yang memiliki nilai-nilai kemanusiaan dan kebudayaan sudah seharusnya menggunakan kearifan lokal untuk memperkuat persatuan dan kesatuan.
Baca Juga: Ternyata Beda Keyakinan? Ini Alasan Gitasav dan Paul Partohap Pilih Childfree
"Bangsa Indonesia punya identitas yang kuat, jangan sampai ada ideologi dari luar selain Pancasila yang akan memecah belah persatuan Indonesia," kata dia.
"Kalau pun ada, tentu itu tidak akan bertahan lama. Kita punya struktur, kita punya ketahanan menyangkut identitas jati diri bangsa, yakni budaya kearifan lokal yang banyak sekali," ungkapnya.
Kris pun mengungkapkan bahwa karena memiliki kesamaan visi dan cita-cita, organ-organ tersebut akan bergabung bersama keluarga besar Ganjarist.
Sementara itu, Panglima Garda Nusantara, Mohammad Arif Muharam atau biasa disapa Kang Arif menyampaikan bahwa acara silaturahmi ini merupakan buah dari komunikasi yang selama ini terus terjalin baik antara ia dan Kris.
"Acara silahturahmi ini karna saya dengan Pak Kris sering komunikasi. Dari sisi strategi jaringan kasundaan kita sangat kuat," ungkap Kang Arif.
Lantas ia pun mengucapkan sebuah quotes yang dijadikan pegangan dalam perjuangan.
"Apabila leluhur kita orang-orang baik maka anak cucunya orang baik," kata dia.
"Apabila leluhur kita buruk maka anak cucunya memperbaiki," ucapnya.
"Apabila kita tidak tahu leluahur kita baik atau buruk maka hari ini kita mencetak sejarah untuk memperbaikinya kedepan," tutur Kang Arif. (*)
Berita Terkait
-
Relawan Jokowi Mania Bakal Umumkan Dukungan Capres 2024 Rabu Besok: Pilih Puan, Prabowo atau Anies?
-
Bakso Terdekat di Soreang Bandung, Rasa Paling Jedar, Dijamin Ketagihan dan Balik Lagi
-
Berkelas! Anies Baswedan Beberkan Pendapatnya Tentang Tokoh Politik Ini, Lawan Capres 2024!
-
Jadwal Film Bioskop CGV Miko Mall 12-14 Februari, Hanya Sepuluh Menit Dari Soreang!
-
3 Cafe di Soreang Kabupaten Bandung Ini Juara untuk Malam Mingguan Kamu Sekarang!
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
BBRI Kembali Dilirik JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Tinggi Jadi Andalan
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget