SuaraSoreang.id - Kisah perjuangan Tiko dan Ibu Eny telah menjadi buah bibir bagi warganet di berbagai platform media sosial, seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan lainnya.
Ketenaran Ibu Eny dan Tiko masih terus berlanjut hingga berita ini dimuat. Rumahnya masih terus didatangi banyak orang, mulai dari pembuat konten hingga selebritis tanah air.
Ibu Eny dan Tiko bak idola baru bagi banyak orang berkat perjuangan keduanya yang mampu bertahan hidup dengan segala kekurangan dan keterbatasan.
Hal inilah yang dianggap berhasil menginspirasi banyak pihak untuk turut serta membantu keluarga tersebut untuk bangkit dari keterpurukan dimasa lalu.
Pro dan kontra selalu berhasil membumbui jalan kehidupan setiap orang, hal tersebut terbukti dengan adanya ungkapan Ika yang dengan berani mengungkap kisah dimasa lalu tentang Ibu Eny.
Diketahui Ika merupakan cucu pertama dari Alm. Herman Moedji Susanto (mantan suami Ibu Eny). Mengutip dari kanal YouTube Pratiwi Noviyanthy pada Senin (20/2/2023) Ika berharap supaya Tiko dan Ibu Eny tidak lagi mengarang fakta dihadapan publik.
Tidak hanya itu, Ika juga mengisahkan bagaimana perilaku Bu Eny kepada dirinya yang masih membekas dalan ingatan dirinya.
"Saya sih memang saksi hidup, saya ada di situ, dan saya berhadapan langsung sama si Bu Eny ini. Jadi saya bukan ngarang bukan apa. Karena memang saya di kondisi itu," kata Ika.
Ika menceritakan pengalaman dirinya saat masih duduk di bangku SMA dan akan dibekali uang jajan oleh kakeknya saat itu, akan tetapi Ibu Eny mencegah supaya uangnya tersebut tidak diberikan kepadanya.
Baca Juga: Guru Tersangka Pelecehan Seksual Terhadap Muridnya di Sampang Dijebloskan Penjara
"Saya ingat waktu ke rumah itu posisi saya masih SMA kayaknya tahun 2006 saya itu mau dibekali jajan sama eyang (Herman). Eyang saya itu ambilin duit, buat saya dan adik-adik saya jajan. Itu uang langsung ditarik sama ibu Eny tidak boleh ngasih ke cucu-cucunya. Kalau dipikir kami ini cucu kandungnya masih darah dagingnya," Tutur Ika menyampaikan.
Tidak hanya Ika, Uri yang mengaku sebagai anak sulung dari alm. Herman Moedji Susanto menuturkan jika Tiko telah membohongi publik tentang fakta penelantaran dirinya oleh sang ayah.
Menurut pengakuannya, justru Bu Eny lah yang menolak untuk mendapatkan bantuan dari siapapun (termasuk bantuan dari Herman).
"Jangan lagi cerita seolah-olah anak terlantar. Karena memang itu keinginan ibunya sendiri yang menolak dibantu, tidak memperbolehkan siapapun untuk datang, merasa bisa mengurus anaknya sampai besar," jelasnya.
Uri menambahkan bahwa menurutnya kondisi yang diderita oleh Ibu Eny seolah seperti karma dari perilakunya dimasa lalu.
"Keadaan dia sekarang ini mungkin karma dari perbuatannya dulu. Menurut saya begitu sih," katanya.
Mengutip dari kanal YouTube yang sama, Tiko yang mengaku tidak mengetahui duduk perkara dimasa lalu akhirnya meminta maaf yang ditujukan untuk pihak keluarga mendiang sang ayah, Herman Moedji Susanto.
"Terkait yang terjadi, saya tahu bahwa yang saya lakukan agak lancang dan menyakiti perasaan pihak almarhum keluarga papa saya," kata Tiko dalam konten yang berbeda.
Dalam video tersebut, Tiko memohon maaf kepada pihak keluarga dari sang ayah atas kesalahan yang telah dilakukan oleh dirinya.
"Aku selaku anak dari Herman Moedji Susanto, tolong amat sangat saya dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya karena yang saya lakukan salah," sambungnya.
Tiko juga mencoba menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki maksud untuk menjelekan pihak keluarga sang ayah. Tiko menyebut jika dirinya hanya menceritakan apa yang dialami selama ini.
"Kalau keluarga almarhum papa saya merasa dijelekkan itu bukan niatku karena aku tidak tahu apa-apa. Aku menceritakan ini berdasarkan apa yang aku alami selama ini," imbuhnya.
Tiko pun mengakhiri perbincangannya dengan mengungkapkan jika dirinya saat ini hanya ingin fokus untuk merawat sang ibunda.
"Mulai saat ini aku ingin fokus merawat ibu aja dan mengurus rumah," ucap Tiko.
Pemuda berusia 23 tahun ini menyampaikan jika dirinya berjanji untuk lebih berhati-hati dan memilik kata-kata yang pas kedepannya.
"Jadi mungkin aku akan berhati-hati memilih kata-kata ke depannya. Sekali lagi aku minta maaf dan terima kasih kalau emang dimaafkan," pungkasnya.
(*Yolanda Nurulita)
Sumber : YouTube Pratiwi Noviyanthy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
BRI Cepu Gelar Program SERU: Setor Tunai Rp20 Juta Via CRM, Langsung dapat Minyak Goreng Gratis!
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar
-
Horor di Tol Kaligawe: 6 Debt Collector Brutal Ditangkap Usai Coba Rampas Mobil Berisi 5 Wanita!
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Jadwal Imsak dan Subuh Surabaya Hari Ini 26 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3