/
Jum'at, 24 Februari 2023 | 15:59 WIB
Dandy Pamer Harta Bapak Sang Pejabat Pajak. Begini kata Menko Polhukam Mahfud MD soal penganiayaan anak pejabat pada anak petinggi ormas. ((Twitter Ruhul Maani))

SuaraSoreang.id - Menko Polhukam, Mahfud Md ikut "nimbrung" memberi komentar pada kriminal yang melibatkan anak-anak pejabat dan petinggi ormas.

Atas nama jabatan sebagai Menko, Mahfud MD tegas mengatakan jika negara akan  menyeret Mario Dandy Satriyo (MDS).

MDS ini adalah anak pejabat Ditjen Pajak Kemenkeu, Rafael Alun Trisambodo.

Saat ini Mario Dandy ditetapkan tersangka kasus penganiayaan terhadap David, putra dari salah satu pengurus pusat GP Anshor.

"Kalau lihat videonya (penganiayaan), itu jahat sekali," kata Mahfud MD. 

"Anak tidak berdaya diinjak kepalanya, dipukul perutnya, dan macam-macam. Itu jahat sekali," kata dia. 

"Kalau perlu bapaknya dipanggil juga kok bisa punya anak kayak begini," ujar Mahfud dalam keterangannya, Jumat (24/2/2023). 

Melihat kasus tersebut, Mahfud mengaku jika dirinya tidak habis pikir.

Dia seperti heran tentang ada anak pejabat pajak yang tega menganiaya seseorang hingga koma. 

Baca Juga: Makin Kompak di Golkar, Ridwan Kamil dan Ria Ernest Lakuin Ini Bareng-bareng!

Lantas Mahfud berpendapat jika orangtua Mario, yakni Rafael harus ikut bertanggungjawab atas tindakan sang anak.

"Kalau lihat videonya, itu jahat sekali," katanya. 

"Anak tidak berdaya diinjak kepalanya, dipukul perutnya, dan macam-macam," ucap Mahfud. 

"Itu jahat sekali. Kalau perlu bapaknya dipanggil juga kok bisa punya anak kayak begini," ujar Mahfud.

Selain itu Mahfud juga membenarkan jika Rafael sudah dicopot dari jabatan sebagai Kabag Umum Kanwil Ditjen Pajak Jakarta Selatan II. 

Dia juga tegas mengatakan, meski bapaknya pelaku sudah dicopot dari jabatan, bukan berarti pidana terhadap sang anak dihentikan.

"Ya, itu hukum administrasi (copot jabatan), bukan hukum pidana. Itu hukum administrasinya sudah betul," kata Mahfud.

Informasi terakhir, polisi menetapkan Mario Dandy Satriyo (20), anak pejabat Ditjen Pajak Kemenkeu sebagai tersangka atas kasus penganiayaan terhadap David (17), putra dari salah satu pengurus pusat GP Anshor.

Anak pejabat dan anak petinggi ormas

Sebelumnya Viral kasus kriminal berupa pengeroyokan. Kasus pengeroyokan ini menjadi besar dan isu nasional hingga menteri-menteri turun tangan.

Ternyata yang terlibat dalam kriminal pengeroyokan ini adalah anak remaja usia belasan tahun.

Yang menjadi perhatian adalah bapak-bapak yang merupakan orangtua dari korban dan pelaku.

Dilihat dari kejadian kriminal pengeroyokan ini adalah korbannya merupakan anak pengurus pusat Anshor pimpinan Menteri Agama, Gus Yaqut.

Nah sementara terduga pelaku adalah anak dari pejabat di Kementerian Keuangan yang merupakan anak buah Sri Mulyani.

Dan kini kedua menteri sudah pasang badan. Gus Yaqut meminta polisi menegakkan hukum.

Dan Sri Mulyani yang juga anak buah Jokowi, memilih memberi sanksi pada bapak si anak yang jadi terduga pelaku. (*)

Load More