"LIVE DARI NUSAKAMBANGAN. FULL VIDEO PROSES EKSEKUSI TERPIDANA M4TI FERDY SAMBO TERBARU HARI INI."
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, kabar seputar Ferdy Sambo bakal menjalani eksekusi mati yang disiarkan secara live dari Nusakambangan, serta dipimpin langsung oleh Kim Jong Un adalah tidak benar.
Faktanya, isi video tersebut sama sekali tidak membahas mengenai eksekusi mati Ferdy Sambo secara live dari Nusakambangan. Video itu juga tidak membahas mengenai Kim Jong Un yang akan mimpin eksekusi mati Sambo.
Sebaliknya, video itu berisi tentang pembahasan proses eksekusi terpidana mati di Indonesia sesuai yang tertuang dalam Peraturan Kapolri Nomor 12 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati.
Narator dalam video itu sendiri membacakan narasi tentang proses eksekusi mati dengan mengutip dari artikel Detiknews.
Artikel yang dipublikasikan pada 14 Februari 2023 lalu ini berjudul "Bagaimana Proses Hukuman Mati di Indonesia? Begini Aturannya".
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi eksekusi mati Ferdy Sambo dipimpin langsung oleh Kim Jong Un dan ditayangkan secara live dari Nusakambangan adalah hoaks.
Baca Juga: David, Korban Kekerasan Mario Alami Diffuse Axonal Injury? Simak Penjelasannya
Narasi tersebut masuk ke dalam kategori misleading content, atau artinya konten yang menyesatkan. (*)
Artikel ini juga tayang di suara.com berjudul CEK FAKTA: Full Video Live Eksekusi Mati Ferdy Sambo dari Nusakambangan, Dipimpin Kim Jong Un, Benarkah?
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta soreang.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com.
Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com. (*)
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Bukan dari Madiun, Tiko Ibu Eny Justru Dikunjungi Rombongan Keluarga Sulawesi?
-
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Check In di IKN, Begini Momen Presiden Belah Duren bersama Ibu Negara
-
Jokowi 'Suruh' Masyarakat untuk Banyak Belanja dan Nonton Konser, Kenapa?
-
Acungi Jempol! Presiden Jokowi Tinjau Proyek Jalan Tol Menuju Kawasan Inti IKN
-
Kedatangan Menlu Tiongkok, Jokowi Perbicangkan Hal Penting Ini
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Menghilangkan Penat dan Stress dengan Berwisata Alam di Pancar Wonotirto
-
Kata-kata Menyentuh Mauricio Souza Usai Tak Diperpanjang Persija
-
Dua Suami, Satu Misi: Chaos Aksi Komedi dalam Film 'Husbands in Action'
-
Gerakan Pilah Sampah Jakarta Masih Berproses, Dampaknya Belum Terlihat
-
Kasus Duel Maut WNA Brunei di Blok M Masuk Radar Interpol, Ini Motifnya
-
Skandal Riset AI Kedokteran Demi Travel Grant, MGBKI Desak Audit Total
-
Lenovo ThinkStation PGX Resmi Hadir di Indonesia, Workstation AI Ringkas dengan Performa 1 PetaFlop
-
5 Rekomendasi AC Inverter 1 PK Terbaik yang Dingin Cepat dan Hemat Listrik Bulanan
-
Viral Keributan SPBU, Oknum Polisi Diduga Pukul Taksi Saat Antre Lalu Ngaku Kakinya Dilindas
-
Bandar Abbas Dibombardir, Militer Iran Balas Dendam Serang Dua Pangkalan Udara AS