SuaraSoreang.id - David merupakan korban penganiayaan dari anak mantan pejabat Direktorat Jendral Pajak, David mengalami koma sejak 24 Februari 2023 akibat penganiayaan yang dialaminya.
Dilansir dari Suara.com, penganiayaan tersebut menyebabkan David mengalami koma dan di diagnosis menderita Diffuse Axonal Injury.
Diffuse Axonal Injury (DAI) adalah suatu sindrom klinis yang muncul setelah trauma dengan salah satu tandanya hilangnya kesadaran lebih dari 6 jam, DAI dibagi menjadi 3 kategori, kelas I (ringan), kelas II (sedang), kelas III (berat).
Bila DAI tidak ditangani secara langsung dan tepat, maka pasien akan berkemungkinan cacat permanen hingga alami kematian.
Mengenal 3 Kategori DAI
Kelas I (Ringan) Cedera aksonal difus ringan dengan perubahan materi putih mikroskopis di korteks serebral, corpus callosum, dan batang otak. Pada kelas ringan ini, pasien akan mengalami koma selama 6-24 jam diikuti gangguan memori ringan hingga sedang dan disabilitas ringan hingga sedang
Kelas II (Sedang) Cedera aksonal difus sedang dengan lesi fokal berat di corpus callosum, pada kelas sedang ini pasien akan mengalami koma selama 24 jam lebih serta di ikuti amnesia hingga waktu lama, gangguan memori ringan hingga sedang, serta gangguan perilaku dan kognitif
Kelas III (Berat) Cedera aksonal difus parah dengan temuan sebagai Kelas 2 dan lesi fokus tambahan di batang otak, pada kelas berat ini pasien akan mengalami koma berbulan-bulan di ikuti dengan motorik fleksi atau gangguan ekstensi abnormal, gangguan kognitif, memori, bicara, serta gangguan sensorik dan motorik.
Perawatan pasien DAI adalah dengan cara diarahkan untuk melakukan perawatan pencegah cedera sekunder, seperti pembengkakan didalam otak dan memfasilitasi rehabilitasi agar terhindar dari hipotensi, hipoksia, edema serebral dan peningkatan tekanan intrakranial (ICP) disarankan.
Baca Juga: Terkuak! Pemeran Utama Kasus Mario Dandy Aniaya David, Begini Latar Belakangnya..
Selain perawatan, ada pula pemulihan bagi pasien DAI seperti melakukan berbagai terapi agar semuanya pulih kembali, meskipun tidak sepenuhnya pulih kembali seperti semula, selain terapi pasien juga harus meminum beberapa obat untuk memenuhi kebutuhan cairan dan nutrisi.
Pasien DAI juga dapat beresiko kematian jika pasien berada di kelas berat, jika pasien berada di kelas ringan hingga sedang pasien bisa melakukan rehabilitasi atau perawatan yang bisa dilakukan mandiri maupun dari pihak rumah sakit. (*Gramadhani )
Sumber: Rak Buku NCBI (nih.gov) / Suara.com Ruth Meliana Dwi Indriani
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Maxdecal Dobrak Pasar Modifikasi Motor Lewat Teknologi Vinyl untuk Segmen Motor Besar
-
In This Economy, Apakah Nongkrong di Kafe Estetik Masih Worth It?
-
Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI
-
Bekali Generasi Muda, FISIP UNDIP Gelar Pelatihan Jurnalistik di SMAN 1 Semarang
-
Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan
-
Kasus Rp22 Juta Berujung Penjara, Harta Wagub Babel Hellyana Capai Rp5,6 Miliar
-
Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara
-
Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil
-
Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional
-
Daftar Korban 'Coret' Timnas Brasil: Skuad Sakit Hati yang Terlalu Mewah untuk Jadi Penonton