SuaraSoreang.id – Gara-gara Mario Dandy pemerintah Indonesia sedang melakukan perburuan pejabat kaya raya yang standar hidupnya jauh dari gaji mereka.
Mengapa repot-repot membayar pajak jika orang-orang yang bertanggung jawab atas mereka akan melakukan hal yang tidak baik?
Itulah argumen yang digunakan oleh seorang tokoh Islam yang dihormati di Indonesia, Said Aqil di tengah meningkatnya pengawasan terhadap pejabat kaya raya.
Hal ini dipicu oleh kekerasan yang dilakukan anak pejabat pajak Jakarta pekan lalu terhadap anak anggota Nahdlatul Ulama (NU) yang merupakan ormas Islam terbesar di dunia.
“Kalau uang pajak masih diselewengkan, ulama NU akan mengimbau anggotanya untuk berhenti membayar pajak,” kata Said Aqil.
Dan itu adalah ancaman yang tampaknya dianggap serius oleh pemerintah. Diketahui Dirjen Pajak Suryo Utomo bertemu dengan pimpinan NU tersebut setelah pernyataannya tersebar.
“Sebagai ulama, kita tidak boleh memprovokasi. Orang yang tidak membayar pajak akan menjadi kemunduran,” kata Jusuf Hamka.
Gara-gara setitik nila rusak susu sebelanga. Itulah peribahasa yang cocok untuk kasus Mario Dandy ini, ini hanya perbuatan oknum. Kita tahu tidak semua pejabat negara seperti itu.
Kita bisa merasakan fasilitas kesehatan, akses transportasi, dan lain sebagainya ini adalah hasil dari pembangunan.
Baca Juga: Waspadai 6 Bahaya Silent Treatment! Diam Tak Selamanya Emas, Malah Bisa Jadi Toxic Relationship
Sumber: Youtube/News Cinema
Berita Terkait
-
Netizen Desak AG Pacar Mario Dandy Segera Dijebloskan ke Penjara Anak, Ketua KPAI Singgung Peran Polisi
-
David Terkapar Lemah, sang Ayah: Mereka Sekarang Susah Tidur!
-
Bisa Timbulkan Pencurian! Ini 4 Dampak Buruk Flexing yang Wajib Kamu Tahu
-
Agnes Mundur dari Sekolah, Warganet: Blacklist dari Perusahaan Manapun!
-
Beda Nasib AG dan 2 Kasus Anak Lain, Tetap Jadi Tersangka Meski di Bawah Umur
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Rupiah Menguat, BI Tahan Suku Bunga dan Perkuat Intervensi Pasar Valas
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Intip Spesifikasi Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro yang Tampil Lebih Maskulin di GIIAS 2026
-
Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya
-
Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar