SuaraSoreang.id - Kasus dugaan korupsi dan pencucian uang Rafael Alun Trisambodo eks Pejabat Direktorat Jendral Pajak tersebut kini masih berlangsung.
Kasus tersebut bermula saat anaknya, Mario Dandy terlibat aksi penganiyaan terhadap anak dari salah satu pengurus GP Angsor, Cristalino David Ozora.
Sejak saat itu Mentri Keuangan Sri Mulyani mulai memperhatikan Rafael Alun Trisambodo hingga melepas jabatan Rafael Alun Trisambodo dari Pejabat Direktorat Jenderal Pajak.
Tak hanya diperhatikan dan di lepas jabatannya, Rafael Alun Trisambodo juga kini di awasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baru-baru ini, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan beberapa fakta baru mengenai Rafael Alun Trisambodo.
PPATK menemukan adanya praktik pencucian uang yang dilakukan oleh konsultan pajak untuk membantu Rafael dalam menyamarkan hartanya.
PPATK menduga bahwa praktik tersebut dibantu oleh salah satu rekan kerja Rafael dengan cara meminjam nama agar dapat menyamarkan harta kekayaan Rafael.
Dikutip dari Suara.com saat melakukan wawancara kepada Kepala PPATK Ivan Yustiavandana "Berdasarkan data yang ada kami menduga ada mantan pegawai Pajak yang bekerja pada konsultan tersebut." katanya, pada Senin (6/3/2023).
Selain pelaku yang sudah teridentifikasi, PPATK juga telah menelusuri transaksi semua rekening milik Rafael, dalam waktu 4 tahun PPATK menjumlah nilai notasi rekeningnya hingga 500 Miliar.
Baca Juga: Akui Lelah, Rafael Alun Trisambodo Diperiksa KPK Selama 8 Jam!
Dikutip dari suara.com saat melakukan wawancara kepada Kepala PPATK Ivan Yustiavandana "Ini Khusus RAT (Rafael Alun Trisambodo). Nilai mutasi rekeningnya dalam periode 2019-2023 sekitar Rp 500 miliar. Bukan nilai dana." Katanya, pada selasa (7/3/2023).
Oleh sebab itulah, rekening Rafael Alun Trisambodo dilakukan pemblokiran karena dianggap telah melakukan nominee atau penggunaan nama orang lain atas harta kekayaannya ia sendiri.
Sumber: Suara.com Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi, Ruth Meliana
Berita Terkait
-
7 Pelanggaran Berat Rafael Alun Trisambodo Hingga Dipecat dari Dirjen Pajak
-
Kemenkeu Akui Rafael Alun Kerap Gunakan Nama Orang Lain Demi Sembunyikan Harta
-
Kemenkeu: Rafael Alun Tidak Patuh Bayar Pajak
-
PPATK Diminta Buka-bukaan Transaksi Mencurigakan Para Pegawai Pajak, Kasus Rafael Alun jadi Pintu Masuk
-
Blak-Blakan, Ini 5 Fakta PPATK Bongkar Mutasi Rekening Rafael Alun Rp 500 M
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa II Berhasil Dievakuasi, Ini Kata Wamenhub
-
5 Tone Up Day Cream yang Cocok buat Kulit Sawo Matang, Auto Glowing Tanpa Efek Abu-Abu
-
Belum Padam, Kobaran Api Terus Merembet di TNBTS Meski Tim Gabungan Dikerahkan
-
Indonesia-Portugal Perkuat Kerja Sama, Menteri P2MI Siapkan Penempatan Pekerja Migran Berkualitas
-
Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, Formula Mirip B50 agar E10 Jalan Mulus 2027
-
Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII
-
Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing
-
Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor
-
Apakah Viva Whitening Cream Bisa Samarkan Flek Hitam? Cek Klaim Pengguna
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan