SuaraSoreang.id – Drama cinta antara pria asal India bernama Asib Ali dan Syarifah Haerunnisa kian memanas. Pasalnya, baru-baru ini Ali meminta perlindungan hukum terkait permasalahannya dengan gadis asal Wajo itu pada tim kuasa hukum.
Nampaknya, pria yang ditolak lamarannya itu kini tidak tinggal diam mendapat perlakuan dari Syarifah yang diduga telah menyebarkan fitnah dan memperlakukannya dengan buruk.
Selain itu, baru-baru ini mantan kekasihnya tersebut diketahui pergi konsultasi ke Mabes Polri dan Komnas Perempuan mengadukan permasalahan mereka.
Menyikapi situasi tersebut, Ali pun berani mengambil sikap untuk meminta perlindungan pada tim kuasa hukum.
“Hari ini kami menerima permohonan perlindungan dan bantuan hukum dari saudara kita (Ali) dalam kemanusiaan yang datang dari India,” kata Martin Lukas Simanjuntak, dikutip dari Youtube Presiden FF, Kamis, (9/3/2023).
“Beliau bertemu dengan kami dengan tujuan agar dapat dilindungi ya hak hukumnya. Adapun hal-hal yang menimpa beliau di Indonesia ini bisa diluruskan,“ tambah Martin.
Selanjutnya, Martin menilai yang dilakukan pihak Syarifah meminta perlindungan Komnas Perempuan dan berkonsultasi ke Bareskrim itu tidak jelas apa maksudnya. Karena menurutnya, justru yang menjadi korban adalah Ali.
“Siapa yang mau dilaporkan, apa pebuatan hukum, apa ancamannya?. Di sini justru yang menjadi korban adalah Ali,” jelas Martin. (*)
Sumber: Youtube Presiden FF
Baca Juga: Dulu Ngebet Nikahin Ayu Ting Ting, Ivan Gunawan Kini Suruh Boy William: Aku...
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'