SuaraSoreang.id - Kaget, sedih, dan tidak percaya. Itulah yang diperlihatkan Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.
Susi dalam status di Twitternya mengungkap ketidakpercayaan atas apa yang diutarakan Menko Polhukam, Mahfud MD.
Dalam keterangan barunya, Mahfud MD mengungkap adanya dugaan transaksi yang janggal di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Nilainya pun tidak main-main. Di lembaga yang dikomandoi Sri Mulyani yakni Kementerian Keuangan, ada dugaan keganjilan yang capai Rp 300 triliun.
Mahfud MD mengatakan tentang dugaan temuan transaksi tidak biasa senilai Rp300 triliun di lingkungan Kemenkeu.
"Saya sudah dapat laporan terbaru tadi pagi (temuan kejanggalan )," kata Mahfud MD.
"Malah ada pergerakan mencurigakan senilai Rp 300 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan yang sebagian besar ada di Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai," kata Mahfud.
Lebih mencengangkan lagi, temuan itu di luar dari adanya transaksi mencurigakan sebesar Rp 500 miliar dari rekening mantan Pejabat Ditjen Pajak, Rafael Alun Trisambodo dan keluarganya yang kini telah dibekukan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
"Kemarin ada 69 orang dengan nilai hanya enggak sampai triliunan, (sekitar) ratusan miliar," kata Mahfud MD.
Dan terbaru kata dia, ada dugaan temuan Rp300 triliun. "Hari ini sudah ditemukan (dugaan) lagi kira-kira Rp 300 triliun," katanya.
Mahfud MD kemudian meminta agar temuan itu segera dilacak. "Itu (temuan Rp300 triliun) harus dilacak dan saya sudah sampaikan ke Bu Sri Mulyani (Menkeu), PPATK juga sudah menyampaikan," jelasnya.
Apa yang dikatakan Mahfud MD ini rupanya mengejutkan bagi Susi Pudjiastuti.
Dalam unggahan Twitter miliknya, Susi menuliskan keterangan persoalan itu.
Terlihat dalam cuitannya, Susi menambahkan emoji menangis.
Dia juga sangat berharap jika temuan yang dikatakan Mahfud MD tidaklah terbukti benar.
"Semoga temuan ini salah ," tulis Susi dikutip pada Kamis (9/3/2023). (*)
Berita Terkait
-
Susi Pudjiastuti ke Bupati Bandung Dadang Supriatna: Jangan Hanya Mengecam, Minta Edelewis Bunga Rawa di Rancaupas Dibenahi
-
Waduh, Sri Mulyani Larang Pegawainya Pakai Moge! Begini Katanya
-
Kekayaan Menteri Keuangan Dipertanyakan, Sri Mulyani Punya Rumah Senilai Rp17 Miliar?
-
Tegas! Buntut dari Kasus Penganiayaan Mario Dandy, Sri Mulyani: Wajib Laporkan Harta Kekayaan!
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Info Pemadaman Listrik Jogja Hari Ini, Sabtu 20 Juni 2026: Wilayah Gunungkidul Mati Lampu 3 Jam
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Pesta 15 Tahun MAPPA: Banjir Pengumuman Anime Kelas Berat yang Wajib Masuk Daftar Tonton!
-
Hari Laut Sedunia: Ketika Surfing Menjadi Cara Perempuan Merawat Kesehatan Mental
-
Terhempas Jalan Bergelombang, Pemuda Bangkalan Tewas Terseret Truk 200 Meter di Jombang
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Seni, Lari, dan Kuliner: Wajah Baru Pariwisata Lampung dengan Putaran Uang Rp53 Triliun
-
Momen UAS Jadi Saksi Abdul Wahid: Seumur-umur Baru Kali Ini di Pengadilan
-
Strategi Mobil Murah Daihatsu Dominasi Segmen Harga di Bawah Rp 300 Juta