SuaraSoreang.id - Dalam rumah tangga, permasalahan adalah hal yang biasa terjadi, karena rumah tangga tidak hanya berbicara mengenai satu pendapat dari satu pemikiran, melainkan memadukan dua pendapat untuk menemukan keputusan dan kesepakatan bersama.
Konflik istri dan suami bisa saja dipicu dari berbagai hal, tidak hanya karena perasaan tidak senang, hal ini juga mengakibatkan renggangnya komunikasi diantara keduanya yang menyebabkan salah satu pihak merasa kesal.
Dilansir dari unggahan sosial media @Al-Bahjatv yang disampaikan oleh Buya Yahya, dijelaskan ada hukumnya terhadap para istri yang tidak ikhlas saat melayani suaminya.
Dalam pernikahan itu, tidak hanya perkara suka tidak suka syahwat. Disana terdapat syariat dan akal sehat, yang bertujuan untuk tidak menjadikan manusia bertindak ego.
Menurut Buya Yahya, hidup adalah bagaimana kita punya prinsip dan bagaimana kita bisa mengabdi terhadap pasangan. Setelah menggunakan akal dan syariat kita akan mengingat itu adalah sumber pahala dari Allah SWT.
Dihimbau kepada para wanita dan didalam hadist nabi, Rasulullah SAW bersabda:
"Ada seorang perempuan yang kalau diajak oleh suaminya ke atas ranjang, kemudian wanita itu ogah-ogahan, kemudian suaminya sampai marah, malaikat mengutuknya sampai pagi" (HR. Muslim) terang Buya Yahya.
Menurut penjelasan Buya Yahya, ini merupakan hadist yang paling indah bagi wanita, karena rasa ikhlas akan berbuah pahala dari Allah SWT.
Hadist tersebut tidak menerangkan bahwa wanita harus melakukan hal yang berat, hanya diperintah untuk melayani suami dengan tujuan meningkatkan keharmonisan satu sama lain.
Berdasarkan hadist ini, perempuan diperintah untuk membuang rasa kesalnya terhadap sang suami, karena hal tersebut yang membuat suami akan berubah dan meningkatkan keharmonisan dalam rumah tangga.
Baca Juga: Isu Mualaf Boy William, Ayu Ting Ting: Hayu Kalau Lu Mau Masuk Islam
Begitu pun suami, agar lebih memperhatikan keadaan istri baik dari segi perasaan hati atau pun keadaanya kala itu, karena hal tersebut lah yang membuat kehidupan berumah tangga menjadi indah.
Sumber: Youtube Al-Bahjah Tv
Tag
Berita Terkait
-
Apakah Nabi Muhammad Bertemu Allah Saat Isra Miraj? Begini Penjelasan Ulama
-
Viral Lagi! Gita Savitri Memilih Untuk Childfree, Buya Yahya Angkat Bicara
-
Ini Hukum Menerima Coklat Valentine Menurut Buya Yahya, Bolehkah?
-
Hukum Menerima Kado Valentine, Apakah Diperbolehkan?
-
Ingin Segera Diberi Momongan? Praktikan Amalan Cepat Dapat Anak dari Buya Yahya
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali