/
Selasa, 14 Maret 2023 | 14:41 WIB
cek fakta video amanda manopo yang dipaksa di dalam sebuah mobil sampai teriak dan kelonjotan (Tangkapan layar Full Drama Indonesia, Instagram/@amandamanopo12)

SuaraSoreang.id - Memilih fokus berkarir sebagai seorang host membuat Amanda Manopo makin digemari netizen.

Artis cantik berusia 23 tahun ini disebut wanita multitalenta lantaran kepiawaiannya sebagai pemain seni peran hingga pembawa acara.

Dibalik kebahagiaan karir yang dijalani Amanda Manopo, Ia dikabarkan dipaksa di dalam sebuah mobil hingga kelonjotan, ada apa?

Penjelasan
Sebuah video yang menayangkan Amanda Manopo tengah dipaksa oleh seorang pria di dalam mobil sampai dirinya teriak kencang dan kelonjotan, diunggah oleh kanal YouTube Full Drama Indonesia.

Dalam penelurusan SuaraSoreang,id pada Selasa (14/3/2023) Amanda Manopo yang mengenakan kaos lengan panjang merah muda nampak diculik oleh seorang lelaki.

Dirinya dipaksa masuk ke dalam sebuah mobil. Tidak ingin Amanda Manopo berontak, pria tersebut membekap mulutnya dengan sebuah kain, tangan serta kakinya diikat, hingga Amanda Manopo kelonjotan sambil berteriak.

Kesimpulan
Disimak hingga akhir video, rupanya yang dialami Amanda Manopo ini hanyalah sebuah adegan dalam sebuah sinteron yang berjudul Hati yang Memilih.

Pria yang memaksa Amanda Manopo tersebut adalah Jeff Smith yang berperan sebagai Mike, lawan mainnya yang diceritakan menyukai Putri (Amanda Manopo).

Di sinteron tersebut Amanda Manopa berperan sebagai wanita penjual buah-buahan yang kehidupannya sangat mandiri. 

Baca Juga: CEK FAKTA: Putri Anne Izinkan Arya Saloka Berciuman dengan Amanda Manopo, Benarkah?

Dirinya diceritakan diperebutkan oleh Mike (Jeff Smith) dan Dewa (Aditya Zoni).

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta soreang.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com. 

Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). 

Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. 

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com. (*)

Load More