Suarasoreang.id – Bali merupakan sebuah pulau surga yang ada di indonesia yang didamba-dambakan oleh masyarakat dalam negeri maupun luar negeri .
Namun akhir-akhir ini Bali tengah viral karena berbagai kericuhan yang terjadi, awal mulanya karena ramai turis asing yang kerap kali melanggar aturan yang ada.
Tidak hanya turis asing, pendatang dari berbagai macam daerah di Indonesia pun ikut-ikutan melanggar aturan merasa diri sok jagoan. Hal ini viral di media sosial.
Dikutip dari akun Twitter balaputra_deva pada Jumat (24/3/2023), ada seorang pendatang dengan mengenakan peci menantang pecalang dikarenakan dirinya melintas jalan raya pada saat perayaan nyepi.
Perlu diketahui pecalang adalah polisi tradisional yang memiliki tugas untuk menjaga, mengamankan serta menertibkan desa baik dalam kehidupan sehari-hari atau saat upacara adat.
Terjadi perdebatan antara pria berpeci itu dengan salah seorang pecalang karena pecalang itu menegur pria itu agar tidak berkegiatan di luar rumah ketika nyepi.
Tak terima teguran pecalang, pria itu mengatakan bahwa dirinya hanya melintasi jalan raya yang tidak terdapat rumah di sekitarnya.
“Ya tapi kan tidak ada rumah, jangan bikin masalah sama saya,” ucap pria berpeci itu, seketika pecalang mengingatkan dengan keras kepada bapa itu.
“Nampaknya pendatang luar Bali yg mau domisili di Bali harus ditatar ulang. Sudah tau peraturan saat lagi Nyepi namun tak mau menghargai. Minta maaf pun enggak sama para pecalang. Sanksi Adat harus tegas. Terlalu baik pecalang ini,” ucap pengguna twitter yang membagikan video perdebatan itu.
Baca Juga: Akhirnya! Sahabat Dekat Nissa Asyifa Speak Up Masalah dengan Alshad Ahmad, Kasihan Tiara Andini
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur