SuaraSoreang.id - Banjarnegara berduka, diketahui telah terjadi peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh dukun yang dianggap bisa menggandakan uang.
Korban pembunuhan yang dilakukan oleh dukun pengganda uang tersebut diduga mencapai 11 orang.
Dilansir dari tweet @misstweet, polisi menemukan 10 jenazah yang diduga dibunuh oleh Slamet Tohari (45) dan di tambah satu korban yang ditemukan lebih dulu, dan total keseluruhannya ada 11 jenazah korban pembunuhan.
Berdasarkan unggahan tersebut, diketahui pelaku membunuh korban dengan cara meracun dan menguburnya di jalan setapak menuju hutan.
"Pelaku membunuh korban dengan meracun dan menguburnya di jalan setapak menuju hutan. Korban dihabisi lantaran terus menanyakan hasil uang yang digandakan. Pelaku yang kesal terhadap korban kemudian memberikan minuman yang dicampur racun ikan. Dalihnya sebagai ritual" tulis @misstweet
Dukun nekat menghabisi korban lantaran terus menanyakan hasil uang yang digandakan tersebut.
Alih-alih mendapat jawaban, korban kemudian di beri minuman yang sudah dicampurkan dengan racun ikan, dalihnya menyebut bahwa minuman tersebut adalah bagian dari ritual.
Dalam unggahan tersebut, pelaku berhasil diamankan oleh pihak berwajib.
Sumber: Twitter @misstweet
Baca Juga: Banjarnegara Berduka, Dukun Pengganda Uang Bunuh Belasan Korban
Berita Terkait
-
5 Fakta Kasus Penggandaan Uang Mbah Slamet di Banjarnegara, Banyak Mayat Korban Dikubur Satu Lubang
-
Cerita Warga Sekitar, Sosok Dukun Slamet Tak Terkenal, Namun Banyak Tamu Jauh Datang
-
5 Tahun Jadi Dukun Pengganda Uang, Ini Fakta-fakta Keji Mbah Slamet Habisi 11 Orang
-
Banjarnegara Berduka, Dukun Pengganda Uang Bunuh Belasan Korban
-
Modus Mbah Slamet Dukun Serial Killer: Gandakan Uang Rp 40 Juta Jadi Rp 5 Miliar
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali