SUARA SOREANG - Seorang gelandangan dan pengemis (gepeng) yang sering mangkal di jembatan penyeberangan orang (JPO) Panaragan Kota Bogor telah ditangkap oleh petugas Dinas Sosial Kota Bogor dalam sebuah operasi razia yang dilakukan di beberapa lokasi JPO di kota tersebut.
Operasi ini dilakukan karena keberadaan gelandangan dan pengemis dianggap mengganggu dan meresahkan masyarakat.
Salah satu pelaku yang berhasil ditangkap adalah seorang perempuan berinisial T (47) asal Kabupaten Bogor yang sedang mangkal di JPO Panaragan Kota Bogor.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, petugas Dinsos Kota Bogor menemukan sejumlah harta kekayaan yang cukup mencengangkan.
Dalam tas milik pelaku ditemukan uang tunai sebesar Rp1,8 juta, 1 buah cek BCA senilai Rp1,3 miliar, 4 buah STNK kendaraan bermotor dan 4 buah buku tabungan dari beberapa bank.
Menurut Kabid Rehabsos Dinsos Kota Bogor, Dody Wahyudin, pelaku yang merupakan seorang tunawisma selama ini tinggal di kolong jembatan Panaragan, Kota Bogor.
"Iya tadi pas setelah kita cek itu di dalam tasnya ada cek, ceknya nilainya Rp 1.350.000.000," kata Kabid Rehabsos Dinsos Kota Bogor, Dody Wahyudin, dikutip dari laman Instagram @terang_media, Jumat (28/4/2023).
Berita tentang penangkapan gelandangan yang memiliki harta senilai Rp1,3 miliar tersebut kemudian menjadi viral di media sosial.
Viralnya seorang gepeng mengantongi cek senilai Rp1,3 miliar dan lainnya ini pun dikomentari sejumlah warganet.
Baca Juga: Diam-diam Song Hye Kyo Danai Pembangunan Museum Sejarah Korsel di Belanda?
"Udah kaga heran bro, di Jakarta juga banyak yang masih ada yg ngemis ngemis atau mulung pas iseng saya tanya udh punya motor 3 anaknya ada yg udh kuliah, so it's a amazing for this +62" tulis akun @a***26.
"Padahal kalo bener itu cek berlaku, dah punya harta segitu tinggal beli rumah bikin usaha, hidup normal," tulis akun @dr***ry.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Profil Bunga Sartika, Host 'Halo Qha Qha Permisi' Mendadak Resign, Gara-gara Rahasia Terbongkar?
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Jangan Sampai Salah Bacaan
-
Di Tengah Ketidakpastian Global, BRI Mampu Cetak Laba Rp57,132 Triliun
-
Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Edward Corne Divonis 10 Tahun Penjara
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Caranya Supaya Tidak Tersetrum
-
Tutup Tahun 2025, BRI Cetak Laba Rp57,132 Triliun dan Komitmen Dukung Asta Cita Pemerintah
-
Underworld: Evolution Malam Ini di Trans TV: Darah, Dendam, dan Takdir
-
7 Sepeda Push Bike Anak Kokoh selain London Taxi, Rangka Kuat Tahan Banting