/
Kamis, 22 Juni 2023 | 18:00 WIB
Pimpinan Al Zaytun, Panji Gumilang. (YouTube Al-Zaytun Official)

SUARASOREANG - Pondok Pesantren Al - Zaytun Indramayu baru-baru ini ramai tersorot.

Pondok Pesantren ini dituding menyimpang dan hal ini berdasarkan kesaksian dari mantan pengurusnya Ken Setiawan.

Sebelumnya Ponpes Al-Zaytun Indramayu  viral karena tata cara ibadahnya yang menyimpang.

Sebelumnya Ponpes Al-Zaytun Indramayu diketahui menggabungkan shaf jemaah laki-laki dan perempuan pada Shalat Idul Fitri 1444 H.

Dilansir dari unggahan talkshow Catatan Demokrasi, mantan pengurus Ponpes Al-Zaytun ikut memberi kesaksian.

"Saksi hidup, saya pertama mengantar 16 santri itu dugem ke tempat pelacuran terbesar di Indramayu, namanya CI Cilegon Indah, bisa jadi itu oknum anak-anak nakal tapi itu fakta dan terjadi" ungkap Ken Setiawan.

Ken Setiawan mengungkap bahwa ia pernah mengantar 16 santri untuk dugem.

Menurut dirinya Panji Gumilang tidak menyampaikan langsung untuk merampok dan mencuri.

Namun ia mengatakan bahwa harta orang diluar kelompok, termasuk orang tua yang belum berbaiat itu kafir dan diperbolehkan untuk mencuri.

Baca Juga: Tak Capai Target Saat Merampok, Mantan Pengurus Ponpes Al Zaytun Ungkap Dicambuk

"Dari tahun 2000 sampai tahun 2002, waktu saya masih di dalam, itu maaf setiap hari kerjaan kita ngerampok karena target kita, kalau misalnya 1 bulan 10 Miliar" ungkap Ken Setiawan.

Load More