SUARA SOREANG - Mantan vokalis Payung Teduh, Mohammad Istiqamah Djamad atau akrab disapa Is menyampaikan klarifikasi atas statement yang dibagikannya beberapa waktu lalu.
Is sempat ramai disoroti usai diduga menyindir para penyanyi cover yang mendapat bayaran hingga Rp 50 juta.
Melalui akun Instagramnya @pusakata pada Minggu (2/7/2023) lalu Is menyenggol para penyanyi lagu cover dengan bayaran tinggi.
Bahkan dalam unggahan lain, Is juga menyebut bahwa dirinya akan berhenti membuat lagu dan akan menjadi penyanyi cover.
Kedua unggahan di akun Instagram Is Pusakata itu menjadi viral dan ramai diperbincangkan netizen tanah air.
Sehubungan dengan hal itu, Is Pusakata akhirnya menyampaikan klarifikasi di akun Instagram miliknya.
Dalam postingan Instagram pada hari yang sama, Is menyebut bahwa dirinya hanya kaget dengan apresiasi yang didapatkan oleh para penyanyi cover.
Pasalnya Is Pusakata juga diduga menyampaikan larangan bagi berbagai pihak untuk menyanyikan lagu-lagu buatannya.
“Saya mau klarifikasi kalau saya tidak melarang teman-teman mengcover lagu siapapun itu, termasuk lagu saya,” ujar Is.
Baca Juga: Profil AKBP Tri Suhartanto, Eks Penyidik KPK Bantah Punya Transaksi Jumbo Rp300 M
Is menyampaikan bahwa ia tidak memiliki niatan apapun dalam unggahan sebelumnya di akun Instagram miliknya itu.
Is Pusakata mengakui bahwa dirinya hanya kaget dengan perkembangan dunia hiburan yang ada saat ini.
“Ya silahkan saja, saya cuma kaget,” pungkas Is Pusakata.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali