/
Senin, 10 Juli 2023 | 16:00 WIB
Mario Dandy mengaku gelap mata ((Suara.com/Alfian Winanto))

SUARA SOREANG – Persidangan kasus penganiayaan David Ozora oleh Mario Dandy sampai kini masih dalam proses.

Akan tetapi, hal yang selalu menarik perhatian publik adalah sikap Mario Dandy saat dirinya berada dalam proses persidangan.

Media dan publik seringkali menilai Mario Dandy selalu tampak santai, angkuh dan cengengesan pada saat persidangan berlangsung dan tak terlihat raut muka menyesal sedikitpun.

Kali ini hakim sampai membentak Mario Dandy pada saat persidangan kedua karena Mario Dandy memotong pembicaraan hakim saat mengatakan ulang kronologi kejadian tersebut.

Hakim juga mengatakan bahwa bila niat awal Mario Dandy datang pada David Ozora adalah untuk klarifikasi seharusnya penganiayaan tersebut tidak harus terjadi.

“Terus niat saudara apa ? sudah dalam keadaan tidak berdaya lagi terkapar berlumruan darah, kalau niat kamu klarifikasi dari awal seharusnya pemukulan itu tidak terjadi,” ucap Hakim, dikutip (10/7/2023).

“Terus niatmu apa sebenarnya apa? Supaya dia mati gitu, kan dia sudah tidak berdaya lagi tapi saudara masih memukuli,” tambah Hakim.

“Disaat itu saat saya sedang menganiaya tidak memperhatikan kondisinya seperti apa, saya hanya tahu dia sedang dibawah karena dia tidak ada perlawanan, dia tidak ada ampun saya cuma diem doang saya tidak ada rasa kasihan. Pada saat itu saya sudah gelap mata,” jawab Mario Dandy. (*)

Baca Juga: Daniel Mananta ke Quraish Shihab: Saya Suka Baca Al Quran karena Memberikan Damai

Load More