SUARA SOREANG – Jonathan Latumahina ayah dari korban penganiayaan Mario Dandy, hendak menggali tentang ancaman penembakan anaknya, David Ozora.
Dirinya pun menambahkan bahwa ia sudah mempersiapkan bukti yang lengkap serta bukti itu telah ia serahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).
“Itu udah dari awal kita tim saksi juga menyampaikan bahwa yang mulia, dia dan saya menekankan untuk menggali tentang ancaman penembakan,” kata Jonathan Latumahina, dikutip (9/7/2023).
Buktinya udah lengkap dan udah ada di JPU, jadi kita udah kasih buktinya dan ingatkan hal tersebut bahkan tadi sampe kesaksian Amanda juga disebutkan.
Akan tetapi Jonathan Latumahina kecewa dengan respon JPU yang seolah mengatakan hal tersebut tidaklah penting.
"Tapi JPU tadi seperti ‘ini ga penting lebih penting motif’, melulu seperti itu kita sebagai korban ini merasa sepertinya kalo begini terus kita bisa nempuh sesuatu yang lain," tambahnya.
Beberapa warganet pun bereaksi mengomentari apa yang disampaikan oleh ayah David Ozora tersebut.
“Disini keluarga korban juga bener-bener di uji kesabaran." komentar netizen.
“Duit sudah bertebaran mungkin pak, the power of money," tulis yang lain. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan