SUARA SOREANG - Inara Rusli baru-baru ini menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Tenri Ajeng Anisa.
Dalam pemeriksaan tersebut, Inara memberikan sejumlah bukti kepada pihak penyidik.
Bukti-bukti yang dia berikan, ternyata membuat pengacaranya, Susanti Agustina, terkejut.
Bukti-bukti tersebut diduga berupa percakapan chat dari Virgoun yang dianggap terlalu vulgar dan tidak etis.
Susanti Agustina menyatakan bahwa bukti-bukti yang dibawa oleh kliennya merupakan bukti baru yang diduga merupakan chat antara Virgoun.
Awalnya, bukti-bukti tersebut dimaksudkan untuk diungkapkan dalam kasus perceraian mereka, yang saat ini masih berlangsung di Pengadilan Agama Jakarta Barat.
Namun, pengungkapan tersebut belum dilakukan, dan Inara memilih untuk menyerahkan bukti-bukti tersebut dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Tenri Ajeng Anisa beberapa waktu lalu.
Bukti-bukti baru yang sebelumnya belum pernah diberikan kepada tim pengacara, menjadi kejutan bagi Susanti.
Dia menyatakan bahwa saat membacanya, dia merasa terkejut dengan kontennya.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Tantang Barcelona Juvenil A dalam Laga Uji Coba
"Ada beberapa yang saya agak shock juga, bukti yang diserahkan oleh Inara yang sebelumnya saya nggak tahu gitu," kata Susanti Agustina pada pewarta dikutip Jumat (14/7/2023).
"Saya nggak bisa menyampaikan di sini, karena terlalu vulgar dan tidak etis seorang suami berbicara seperti itu kepada seorang istri," sambungnya.
Namun, Aulia Taswin, anggota tim kuasa hukum Inara Rusli, menegaskan bahwa masalah ini seharusnya tidak diungkapkan kepada publik.
Hal ini karena masalah ini merupakan bagian dari penyelidikan yang sedang berjalan oleh pihak penyidik. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok