SUARA SOREANG - Pengacara senior, Hotman Paris Hutapea, ikut memberikan pandangannya terkait kasus dugaan pelecehan yang melibatkan Miss Universe Indonesia 2023.
Dalam sebuah video yang diunggahnya di Instagram, Hotman mengomentari kasus ini dari segi hukum.
Ia menegaskan bahwa pertanyaan kunci dalam kasus ini adalah apakah tindakan tersebut bisa dianggap sebagai pelecehan atau tindakan pidana.
"Kasus Miss Universe (Indonesia), hanya ada satu pertanyaan hukum, menjawab apakah itu pelecehan atau pidana," kata Hotman Paris dikutip Selasa (15/8/2023)
Hotman menyoroti pentingnya mengklarifikasi posisi para kontestan Miss Universe Indonesia 2023 dalam kasus ini.
Menurutnya, hal ini akan menentukan apakah kasus ini dapat dianggap sebagai tindakan pidana atau tidak.
Ia mengajukan pertanyaan apakah saat itu para kontestan memiliki hak untuk menolak saat diminta untuk membuka bagian sensitif tubuh mereka untuk difoto atau dilihat? Ataukah mereka memilih untuk tetap dipotret dalam kondisi tersebut?
Hotman menyebut bahwa jika kontestan menolak, maka pencalonan mereka bisa terancam. Ia mengingatkan bahwa keputusan akhir ada pada mereka.
Pentingnya klarifikasi ini, menurut Hotman, adalah untuk memahami apakah tindakan tersebut bisa dianggap sebagai pidana atau tidak.
Baca Juga: Pelatih Malaysia Tebar Psywar Jelang Piala AFF U-23 2023, Timnas Indonesia Wajib Waspada
Ia menegaskan bahwa pertanyaan ini perlu dijawab sebelum menilai apakah tindakan tersebut melanggar hukum atau tidak.
"Kalau dia menolak makan pencalonannya gugur. Jadi, pilihan di tangan siapa? Itu pertanyaan hukum yang tepat sebelum Anda menentukan apakah itu pidana atau tidak," sambung Hotman.
Di sisi lain, Organisasi Miss Universe secara global telah mencabut lisensi Miss Universe Indonesia yang dipegang oleh Poppy Capella.
Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap dugaan pelecehan seksual yang dikaitkan dengan ajang Miss Universe Indonesia.
Pernyataan pencabutan lisensi ini disampaikan oleh pihak Miss Universe melalui rilis resmi yang diposting di media sosial.
"Organisasi Miss Universe telah memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan pemegang waralaba saat ini di Indonesia, PT Capella Swastika Karya, dan Direktur Nasionalnya, Poppy Capella," tulis pernyataan dari Miss Universe.
Keputusan ini diambil setelah pihak Miss Universe menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan terjadi dalam manajemen Miss Universe Indonesia. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Adegan Suami Pesan Makan Satu di FTV Kisah Nyata Viral, Disebut Mirip Cerita Salshabilla Adriani
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Rincian Sanksi AFC Ke PSSI Akibat Pelanggaran Prosedur Pertandingan Melawan Timnas Mali
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Berupaya Kabur Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Ko Erwin Ditembak di Kaki
-
Play-Ins FFNS 2026 Spring: 36 Tim Perebutkan 9 Tiket Menuju Grand Finals
-
Bisa Ditinggal Timnas Indonesia, Malaysia Was-was Menanti Sanksi
-
Tampang Koko Erwin Bandar Pemasok Narkoba Eks Kapolres Bima, Kini Pincang di Kursi Roda
-
Review Film Iron Lung: Markiplier Sukses Hadirkan Ketegangan Tanpa Jumpscare Berlebih