/
Rabu, 23 Agustus 2023 | 12:01 WIB
Fuji dan Azizah Salsha (Instagram/ fuji_an)

SUARA SOREANG - Fujianti Utami Putri alias Fuji diketahui menjadi salah satu bridesmaid atau pengiring pengantin dalam pernikahan Pratama Arhan dan Azizah Salsha di Jepang pekan lalu. 

Dalam perayaan itu, saat dilakukan tradisi lempar bunga pengantin, Fuji berhasil menangkap buket tersebut.

Banyak netizen yang memberikan doa dan harapan agar Fuji segera menyusul menuju pelaminan dalam waktu dekat. 

Sejumlah warganet bahkan menyenggol sosok El Rumi, yang kerap dijodoh-jodohkan dengan adik Fadly Faisal itu.

Lantas bagaimana sejarah lempar buket bunga pengantin bisa dikaitkan dengan datangnya jodoh bagi orang yang menangkapnya?

Melansir laman Brides, tradisi lempar buket bunga pengantin atau bouquet toss berasal dari Inggris sebelum tahun 1800. 

Awalnya, tamu wanita berlomba untuk menyentuh pengantin dengan harapan mendapatkan keberuntungan dalam menikah. 

Namun, seiring waktu, tradisi ini dianggap terlalu ekstrem dan berpotensi merusak gaun mahal serta memori pernikahan pengantin.

Pelemparan buket bunga pun dipilih sebagai alternatif yang lebih aman dan santai untuk menyebarkan keberuntungan pada tamu lajang atau yang belum menikah. 

Baca Juga: Keluarga Turut Dibully Buntut Insiden Arsan Makarim di Laga Persib vs PSIS, Adi Satryo Angkat Bicara

Cara ini memungkinkan pengantin wanita menjaga gaunnya tetap utuh sambil tetap menghormati keinginan para tamu untuk merasakan bagian dari perayaan pernikahan.

Meskipun demikian, pelemparan bunga kini lebih menjadi momen menyenangkan dalam pernikahan, di mana pengantin berbagi kebahagiaan dengan teman-teman terdekat. 

Ini tidak hanya membuat suasana meriah, tetapi juga memberikan kenangan yang indah dan kesempatan untuk bersenang-senang bersama. (*)

Load More