/
Senin, 28 Agustus 2023 | 11:31 WIB
Indra Bekti (Suara.com/Adiyoga Priyambodo)

SUARA SOREANG - Marjam Abdurahman, ibu Aldilla Jelita, menganggap putrinya terkena guna-guna karena ingin berdamai dengan Indra Bekti setelah bercerai.

Marjam mengaku curiga karena sikap Dila berubah drastis, menjadi lebih romantis setelah perpisahan mereka pada April. Marjam berpendapat bahwa ini adalah tanda aneh.

Marjam juga mengungkapkan bahwa sebelumnya Dila dan Bekti tidak terlihat sebagai pasangan yang romantis.

Dila dikenal sebagai istri yang keras dan sering bertengkar dengan Bekti.

Marjam merasa putrinya mungkin telah terpengaruh untuk kembali ke Bekti dalam cara yang tidak masuk akal.

"Dia di bawah sihir kalau kalian tahu. Siapa yang punya ilmu? Coba lihat dia gila beneran atau memang di bawah sadar?" ungkap Marjam pada pewarta dikutip Senin (28/8/2023).

Mengapa orang masih percaya adanya sihir atau guna-guna di jaman sekarang?

Melansir beragam sumber, secara umum, orang-orang masih percaya pada ilmu sihir hingga saat ini karena berbagai alasan:

Kepercayaan budaya dan sejarah 
Melansir Britannica, ilmu sihir memiliki sejarah yang panjang dan berakar kuat dalam kepercayaan budaya dan sejarah di banyak bagian dunia.

Baca Juga: Optimalkan Persiapan Tes CPNS dan PPPK, Pena Mas Ganjar Gelar Try Out dan Bedah Soal di Tegal

Kepercayaan-kepercayaan ini mungkin telah diwariskan secara turun-temurun dan terus memiliki arti penting bagi individu dan masyarakat.

Keinginan akan spiritualitas nontradisional
Beberapa orang mungkin tertarik pada ilmu sihir sebagai penolakan terhadap institusi agama tradisional atau sebagai cara untuk mengeksplorasi spiritualitas di luar kepercayaan arus utama.

Hal ini menawarkan rasa kebebasan, individualitas, dan ekspresi pribadi bagi pelaku atau penganut sihir.

Spiritualitas dan agama alternatif
Menurut NBC News, beberapa orang tertarik pada ilmu sihir sebagai bentuk spiritualitas atau sebagai praktik agama alternatif.

Wicca, misalnya, adalah agama pagan modern yang menggabungkan praktik-praktik sihir dan telah mendapatkan popularitas sejak tahun 1960-an.

Mencari makna dan pemberdayaan
Ilmu sihir dapat memberikan rasa makna, pemberdayaan, dan hubungan dengan alam bagi beberapa individu.

Kepercayaan ini menawarkan ritual, mantra, dan praktik yang memungkinkan orang untuk memanfaatkan kekuatan pribadi mereka sendiri dan membentuk kehidupan mereka.

Pengaruh budaya pop
Penggambaran ilmu sihir dalam budaya populer, seperti film, acara TV, dan media sosial, nyatanya turut berkontribusi pada kebangkitan dan peningkatan minat terhadap hal supernatural.

Paparan ini telah membuat ilmu sihir lebih mudah diakses dan menarik bagi khalayak yang lebih luas.

Penting untuk dicatat bahwa kepercayaan terhadap ilmu sihir dapat sangat bervariasi di antara individu dan komunitas.

Beberapa orang mungkin menganggapnya sebagai praktik spiritual yang sah, sementara yang lain mungkin menganggapnya sebagai takhayul atau cerita rakyat.

Alasan untuk mempercayai ilmu sihir beragam dan dapat dipengaruhi oleh pengalaman pribadi, latar belakang budaya, dan kepercayaan individu. (*)

Load More