SUARASOREANG - Komedian Anwar BAB memulai karirnya di dunia hiburan dengan salah satu kompetisi memasak.
Saat ini nama Anwar BAB dikenal pesat karena skill komedi yang ia punya, serta latahan yang menjadi ciri khasnya untuk menghibur penonton.
Anwar BAB ternyata bukan hanya sekedar tampil di dunia entertainment, bahkan dia mempunyai bekal sebagai akademisi.
Dilansir dari podcast bareng Praz Teguh, Anwar BAB turut mengungkap pengalamannya yang pernah menjadi asisten dosen di salah satu universitas pada jurusan Pendidikan Tata Boga.
Hal tersebut terjadi selama beberapa bulan, Anwar mengungkap bahwa Dosen Pembimbingnya saat menempuh pendidikan S1 memberi penawaran untuk menjadi asisten dosen.
Merasa mempunyai kompetensi pada bidang tersebut, Anwar BAB turut mengambil kesempatan itu dan ia berhasil menghandle mahasiswa yang ia ajar.
"Pernah gua jadi dosen, dosen pendidikan Tata Boga, jadi abis lulus S1 gua punya dosen pembimbing, dan dosen pembimbing gua bilang kamu tuh ada potensi Anwar, kamu jadi dosen ya, tapi kamu dampingin saya dulu asdos, jadi dosen gua itu lagi ngajar ke Kepulauan Seribu, trus gua disuruh ngajar" ungkap Anwar BAB.
Anwar mengungkap bahwa pada saat itu merupakan pengalaman pertamanya dan belum memiliki persiapan apa-apa.
Namun ia turut merasa yakin akan dengan tanggung jawab yang diberikan dan memilih untuk tampil seperfeksionis mungkin seperti dosen pada umumnya.
Baca Juga: Disebut Sepi Job, Terungkap Alasan Unik Komedian Pandji Pragiwaksono Pindah ke Amerika
Anwar turut mengungkap pengalaman dirinya yang pernah dikatai "Dosen Bencong" oleh mahasiswa.
"Selamat siang semuanya, laki gua, pada hari ini ibu akan mengajar , sebenarnya ibu, semuanya nyorakin dosennya bencong" tambahnya. (Dilansir dari unggahan Tiktok @henstore)
Meski diteriaki dosen bencong, Anwar berusaha untuk menjadi diri sendiri hingga kesempatan tersebut berhasil ia lewatkan.
Berita Terkait
-
Jangan Takut! Berikut 4 Tips Mengirim Pesan ke Dosen agar Dibalas
-
6 Fakta Kuli Bangunan Pembunuh Dosen UIN Solo: Baru Kerja Sebulan, Terancam Hukuman Mati
-
Jenazah Dosen UIN Solo Sempat Disalatkan di Atas Ambulans
-
Sakit Hati Dikatain 'Tukang Kok Amatiran', Motif Pelaku Membunuh Dosen UIN Raden Mas Said Surakarta
-
Tak Sampai 12 Jam, Pelaku Pembunuhan Dosen UIN Raden Mas Said Ditangkap di Rumahnya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim