Suara.com - Daud Yordan bersiap kembali beraksi di atas ring. Petinju terbaik Indonesia ini dijadwalkan bertarung di minggu terakhir Februari 2018.
Daud dijadwalkan bertarung melawan petinju Inggris, Luke Campbell, dalam pertarungan bertajuk "WBA Lightweight Eliminator Fight".
"Pertarungan ini merupakan kerjasama Matchroom Boxing dengan Chico Guapo Promotions dan Mahkota Promotion," ujar Managing Director Mahkota Promotion, Urgyen Rinchen Sim, saat dihubungi Suara.com, Jumat (5/1/2018).
Pertarungan nanti bakal dihelat di tanah kelahiran Campbell, tepatnya di kota London. Ada dua opsi yang menjadi venue pertarungan, yakni di Wembley atau York Hall.
Simon, sapaan akrab Urgyen, menjelaskan keputusan tentang venue pertarungan akan diputuskan setelah bertemu dengan pihak Matchroom dan Chico di Madrid, Spanyol, pekan depan.
"Jadi pemenang pertarungan nanti otomatis akan jadi juara dunia kelas ringan WBA jika (sang juara bertahan) Jorge Linares naik kelas setelah melawan Mercito Gesta," Simon menambahkan.
Linares, petinju Venezuela, akan bertarung mempertahankan gelarnya melawan Gesta (Filipina) di The Forum, Inglewood, California, Amerika Serikat, 27 Januari mendatang.
Linares diyakini bakal menang dan naik kelas setelah pertarungan melawan Gesta nanti yang bakal jadi ujian ketiganya dalam mempertahankan gelar, sejak merebutnya dari Anthony Crolla pada 24 September 2016.
Baca Juga: Punya Tiga Opsi, Daud Pilih Tarung Lawan Linares?
Foto: Poster Daud Yordan vs Luke Campbell. [Facebook@chichoguapopromotions]
Jika jadi naik kelas dan mempertahankan gelar, maka Linares akan menanggalkan sabuk juara dunia kelas ringan WBA-nya.
"Saya yakin Linares akan menang atas Gesta. Jika Linares tidak jadi naik kelas, maka Daud akan menghadapi dia (setelah tarung lawan Campbell)," tutur Simon.
"Jadi pertarungan Daud nanti merupakan duel menuju kejuaraan dunia. Jika Daud berhasil jadi juara dunia, maka ini tentu jadi kebanggaan bagi bangsa dan negara Indonesia," pungkas Simon.
Berita Terkait
-
Momentum HUT NOC Indonesia: Satukan Visi Prestasi, dan Proteksi Atlet dari Kekerasan serta Pelecehan
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
Brutal! Vartan Arutyunyan Rebut Gelar Juara Dunia Interim WBA usai Pukul TKO Yunovidov
-
The Gypsy King Is Back! Tyson Fury Tantang Arslanbek Makhmudov April Mendatang
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Gagal Finis di Austin, Mario Aji Siap Bangkit di Moto2 GP Spanyol
-
Ai Ogura Gagal Finis di GP Amerika, Aprilia Evaluasi Reliabilitas Motor
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3