Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Berry Angriawan/Hardianto, sukses melewati pertarungan sengit di babak kedua Thailand Masters 2018. Unggulan pertama ini menundukkan wakil tuan rumah, Inkarat Apisuk/Tanupat Viriyangkura, dengan skor 21-23, 21-13, dan 23-21, Kamis (11/1/2018).
Di babak pertama, Berry/Hardi juga mesti kerja keras kala menghadapi, Chang Tak Ching/Yeung Ming Nok (Hong Kong). Kemenangan diraih Berry/Hardi usai bermain rubber game dengan skor 21-12, 14-21, dan 21-16.
"Pertandingan hari ini cukup ketat dan lumayan menguras tenaga. Alhamdulillah bisa menang walaupun permainan kami masih banyak yang harus diperbaiki. Semoga besok kami tampil lebih baik," kata Berry, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (12/1/2018).
"Pasangan Thailand ini memang cukup bagus dan kami masih belum terlalu in juga," sebut Berry.
Berry/Hardi mesti mewaspadai lawan di babak perempat final, Mahiro Kaneko/Yunosuke Kubota. Pasangan Jepang yang tak diunggulkan ini mampu menyingkirkan unggulan kelima yang juga harapan tuan rumah, Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh.
"Kami akan mewasapadai pasangan Jepang ini, pukulan-pukulan drive mereka kadang arahnya tidak terduga. Serangan-serangan mereka pun cukup baik," kata Berry.
Selain Berry/Hardi, wakil pelatnas ganda putra PBSI lainnya yang juga lolos, yakni Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Wahyu/Ade melaju usai mengalahkan Richard Eidestedt/Robin Tabeling (Swedia/Belanda), dengan dua game langsung, 21-16 dan 21-18.
Sedangkan, Fajar/Rian relatih mendapat perlawanan lebih mudah di babak kedua, yakni dengan menang 21-15 dan 21-9 atas pasangan Hong Kong, Mak Hee Chun/Yeung Shing Choi.
Baca Juga: Raih Penghargaan Atlet Muda Terbaik 2017, Ikhsan 'Diguyur' Bonus
Di perempat final, Wahyu/Ade ditantang Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (Malaysia), dan Fajar/Rian akan menghadapi Tinn Isriyanet/Kittisak Namdash (Thailand).
Berita Terkait
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
-
Gloria/Terry Maksimalkan Chemistry Meski Minim Latihan di German Open 2026
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026
-
Tiwi/Fadia Siap Bongkar Strategi Ganda Taiwan di Babak 16 Besar German Open 2026
-
Indonesia Tuan Rumah Red Bull Cliff Diving 2026, Tebing T-Rex Nusa Penida Jadi Panggung Adrenalin
-
Berkat Kolaborasi Nasional, Indonesia Trail Run Series Resmi Terbentuk