Suara.com - Tommy Sugiarto dipaksa angkat koper dari India Open 2018 usai disingkirkan pebulutangkis tunggal putra tuan rumah, Sameer Verma, di babak kedua, Kamis (1/2/2018), setelah berjibaku 1 jam 20 menit.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Siri Fort Indoor Stadium, New Delhi, kedua pemain bermain ketat. Terbukti laga ini harus diselesaikan lewat game ketiga.
Di game pertama, awalnya Tommy sempat memberikan perlawanan seimbang dengan skor 4-4. Namun, setelah itu Verma terus melaju hingga menutup game pertama dengan keunggulan 21-18.
Laga semakin menegangkan di game ketiga. Ini setelah Verma berhasil mencatat lima poin beruntun yang membuat kedudukan jadi ketat 19-19.
Namun, Tommy sukses menyelesaikan game kedua ini setelah membukukan dua poin beruntun yang membuat dirinya menang 21-19, dan memaksa diadakannya game ketiga.
Pada game penentuan, Tommy sempat menipiskan ketertinggalan menjadi 12-13 setelah mencetak empat poin beruntun. Tetapi, Verma yang tidak mau malu di kandang sendiri, akhirnya sukses meraih tiket perempat final dengan menutup pertandingan dengan skor 21-17.
Kekalahan ini membuat Tommy gagal mengulangi pencapaiannya di turnamen serupa tahun lalu, dimana dia berhasil melaju hingga perempat final, sebelum dikalahkan Ng Ka Long dengan skor 21-10, 15-21 dan 19-21.
Berita Terkait
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Australian Open 2026: Wajah Indonesia Terselamatkan Gelar Tunggal Putra
-
Alwi Farhan Merasa Lega Berhasil Juara Australian Open 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko