Suara.com - Tidak kurang 90 atlet dari 10 negara bersiap meramaikan test event pencak silat Asian Games 2018. Ajang yang digelar di Padepokan Pencak Silat Taman Mini, Jakarta Timur ini berlangsung mulai 10 hingga 15 Februari 2018.
"Seluruh peserta begitu juga wasit dan juri sudah tiba. Kami sudah siap 100 persen untuk menyelenggarakan test event pencak silat ini," ujar Sekjen Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), Erizal Chaniago, saat ditemui di Padepokan Pencak Silat, Jumat (9/2/2018).
Erizal mengatakan, pembukaan test event pencak silat Asian Games 2018 rencananya akan dibuka langsung oleh Ketua Umum PB IPSI Prabowo Subianto, yang juga menjabat ketua umum Partai Gerindra.
"Acara pembukaan bertepatan juga dengan HUT Gerindra ke-10. Acara HUT Gerindra digelar pagi hari, sedangkan pembukaan test event pencak silat dilaksanakan pukul 2.00 siang. Jadi, semoga setelah selesai di acara Gerindra, Pak Prabowo bisa membuka test event ini," tutur Ical, sapaan akrabnya.
Sementara itu, terkait 10 negara peserta yang ikut ambil bagian, antara lain Indonesia, Malaysia, Laos, Filipina, Singapura, Brunei, India, Jepang, Korea Selatan, dan Kirgistan.
Salah satu negara kuat di cabang pencak silat, yakni Iran, memutuskan tidak ikut. Begitu juga dengan Vietnam. Keduanya memilih langsung fokus tampil pada Asian Games 2018, Agustus mendatang.
"Setiap negara pastinya memiliki strategi masing-masing. Iran, Vietnam, dan Uzbekistan tidak ikut test event, lebih memilih langsung turun di Asian Games 2018 nanti," ujar Ical.
Total, ada 16 kelas nomor pertandingan yang dipertandingkan pada test event Asian Games 2018 cabang olahraga pencak silat.
Di kelas tarung putra, dimulai dari Kelas B (50-55 kg), C (55-60 kg), D (60-65 kg), E (65-70 kg), F (70-75 kg), I (85-90 kg), dan J (90-95 kg). Sedangkan kelas tarung putri: Kelas B (50-55 kg), C (55-60 kg) dan D (60-65 kg).
Baca Juga: Test Event Asian Games: Timnas Basket Indonesia Dikalahkan India
Untuk nomor seni atau Tunggal Ganda Regu(TGR), yakni tunggal putra-putri, ganda putra-putri dan regu putra-putri.
Berita Terkait
-
Prabowo Dikritik Tak Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Pengamat: Blunder Besar Kebijakan Luar Negeri
-
Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Das'ad Latif Tak Hadiri Undangan Presiden Prabowo, Ini Alasannya
-
Dibongkar Bahlil, Ini Alasan Golkar Yakin Prabowo Mampu Jadi Mediator Konflik Timur Tengah
-
Prabowo Diteriaki 'Penakut' oleh Massa Aksi Demonstrasi Tolak BoP
-
Surel Gus Lilur Direspons Presiden, KKP Terbitkan Permen KP No. 5 Tahun 2026
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh