Suara.com - Batalnya pertarungan melawan Luke Campbell tidak sepenuhnya membuat petinju kelas ringan kenamaan Indonesia, Daud Yordan, gagal kembali naik ring. Sebaliknya, Daud akan tetap naik ring dengan penjadwalan ulang.
Terkait hal itu, President Director Mahkota Promotions, Gustiantira Alandy mengatakan, penjadwalan ulang pertarungan Daud akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Tidak sampai bulan Mei. Pokoknya tunggu saja. Kalau sudah pasti semuanya akan kita umumkan (ke publik)," ujar Tira, ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta, Jumat (23/2/2018).
Sedianya pertarungan antara Daud Yordan dan Luke Campbell digelar pada, Sabtu (23/2/2018) besok, di O2 Arena, London, Inggris.
Namun, duel bertajuk "WBA Lightweight Eliminator Fight" ini batal terlaksana lantaran masalah non teknis, diantaranya terkait administrasi visa.
Daud yang kini masih berlatih di Spanyol di bawah bimbingan mantan juara dunia tinju kelas berat ringan, Gabriel Campillo, gagal mendapatkan visa ke Inggris.
Sementara itu, terkait calon lawannya nanti, Tira belum mau membeberkannya. Dia hanya mengatakan, pertarungan Daud nantinya tetap akan memperebutkan sabuk juara dunia.
"Butuh waktu, semua ada prosesnya, tidak mudah karena level Daud ini bukan lagi nasional, tapi internasional. Kita kan juga punya etika terhadap partner kita di luar untuk tidak mengumumkan sebelum waktunya," tuturnya.
"Kami pasti akan memberikan yang terbaik untuk Daud. Jadi, sabar dan tunggu saja pengumumannya pokoknya," Tira menambahkan.
Baca Juga: Bukan Cuma Visa, Ini Penyebab Gagalnya Daud Duel Lawan Campbell
Di lain pihak, Managing Director Mahkota Promotion, Urgyen Rinchen Sim mengatakan, kemungkinan Daud Yordan dijadwalkan ulang naik ring pada minggu kedua bulan April mendatang.
Namun, dia enggan mengungkap calon penantang dari mantan juara dunia kelas bulu dan ringan IBO tersebut. Begitu juga ketika ditanya terkait negara yang menjadi venue pertarungan Daud nanti.
"Kami sebenarnya sudah memiliki nama dari lawan Daud. Tapi, belum bisa kami umumkan. Nanti pada waktunya akan diumumkan. Untuk lokasi pertarungan bisa di Amerika atau Eropa," ujar Simon, sapaan akrabnya.
Daud Yordan tercatat terakhir kali naik ring pada 25 Maret 2017 di OCBC Arena, Singapura. Kala itu, petinju asal Kayong, Kalimantan Barat, ini memukul KO petinju Thailand, Campee Phayom, di ronde kedua.
Berita Terkait
-
Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV
-
Jadwal FYP TikTok 2026 Terbaru: Jam Terbaik Unggah Konten Biar Viral!
-
Wajah Mbappe Berdarah! Arbeloa Ngamuk ke Wasit usai Real Madrid Ditahan Girona
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?
-
Jadwal Lengkap dan Daftar Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF U-17 2026
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Harga Lengkap Tiket Indonesia Open 2026, Paling Murah Rp40 Ribu
-
Jonatan Christie: Indonesia Open Ini Salah Satu Wishlist Saya
-
Tampil di Rumah Sendiri, Putri KW Targetkan Podium pada Ajang Indonesia Open 2026
-
Jonatan Christie Optimistis Indonesia Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu
-
Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport
-
Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2