Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan bahwa 95 persen proses pengerjaan venue equestrian atau pacuan kuda sudah rampung dikerjakan. Hal itu disampaikannya saat meninjau persiapan fasilitas utama dan penunjang Asian Games 2018 bersama sejumlah artis dan pegiat media sosial di Jakarta Timur, Sabtu (10/3/2018).
"Pokoknya kami di Pulomas Jaya, Jakpro, kapan saja ini sudah 95 persen. Tinggal pasir saja, setelah itu kita ready," katanya di Equestrian Park, Pulomas, Jakarta Timur.
Sandi mengatakan, saat ini pengerjaan proyek tersebut tinggal menunggu campurannya saja.
"Jadi sebetulnya sudah ready, pasirnya yang menunggu campurannya. Ya, dalam hitungan minggu, campurannya sudah selesai. Ini sudah siap diresmikan oleh pimpinan," kata Sandi.
Sementara itu, konsultan Equestrian, Rafiq Pradinan menjelaskan terkait pasir yang digunakan untuk Equestrian Park tersebut. Ia menjelaskan bahwa pasir yang digunakan adalah pasir lokal dan ada bahan campuran yang diimpor.
"Jadi dicampur dia, (untuk) menjaga kelembaban kalau disiram air, kemudian dia juga menjaga kepekatan. Sehingga pada saat kuda loncat, kuda itu beratnya 700 kilogram, speed-nya hampir 400, kalau dia loncat bisa bikin lubang. Makanya itu harus khusus (campurannya)," jelas Rafiq.
Adapun pasir yang didatangkan nanti adalah dari Bangka Belitung. Menurut Rafiq, ada sekitar enam ribu ton pasir didatangkan untuk memenuhi pacuan kuda tersebut.
"Ada 6 ribu ton, dari Bangka Belitung. Dalam beberapa waktu sudah sampai," katanya.
Baca Juga: Model Cantik Dea Rizkita Diajak Sandi Tinjau Venue, Apa Katanya?
Berita Terkait
-
STY Hadir! Intip Keseruan Pacuan Kuda Triple Crown 2026 di Jogja Bareng 12 Ribu Penonton
-
Shin Tae-yong Puji Pacuan Kuda Indonesia, Maxi of Khalim Menuju Triple Crown
-
Nissan Magnite vs Honda WR-V vs Hyundai Venue Mending Mana?
-
IHR Piala Raja Hamengku Buwono X 2025 Tutup Rangkaian IHR 2025 The Race of Rising Stars
-
IHR Piala Raja Hamengku Buwono X 2025: Sportainment yang Usung Tradisi Historis dan Budaya Modern
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu
-
Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport
-
Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat