Suara.com - Andrea Dovizioso difavoritkan memenangi seri perdana MotoGP 2018 di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu (18/3/2018) mendatang. Pebalap Ducati ini pun mengaku senang dengan status tersebut.
Meski gagal menjadi yang tercepat dalam sembilan hari tes pramusim, namun banyak yang memercayai jika Dovizioso merupakan kandidat utama juara di Qatar.
Salah satu yang meyakini itu adalah juara bertahan Marc Marquez. Pebalap Repsol Honda ini mengatakan Dovizioso akan lebih cepat 0,6 atau 0,7 detik dari hari kedua tes di Qatar.
Dalam tes yang berlangsung 2 Maret lalu itu, Dovizioso menempati kedua yang tercepat setelah pebalap Suzuki, Andrea Iannone. Sedangkan, posisi ketiga ditempati Marquez.
"Saya senang begitu banyak orang yang berpikir saya favorit juara di Qatar. Saya juga sangat senang dengan hasil tes yang telah berlalu," ujar Dovizioso, dikutip dari Motorsport, Senin (12/3/2018).
"Saya sadar kami akan lebih kuat di Qatar. Semuanya berjalan lebih baik dari yang diperkirakan. Selama tiga hari tes (di Qatar), dengan kondisi yang sedikit berbeda, kami mencatat waktu dengan baik, yang mana itu jarang terjadi," tambahnya.
"Kami tentu terbantu karena motor, yang mana bekerja dengan baik di trek dan tahun ini akan sedikit lebih baik. Intinya, (motor) kami lebih kompetitif dari tahun lalu," pungkas Dovizioso.
Andrea Dovizioso tercatat tiga tahun berturut-turut menjadi runner-up di Losail; 2015, 2016, dan 2017.
Sementara itu, Ducati pernah berjaya di Losail dengan mencatat hattrick beruntun. Catatan ini ditorehkan Casey Stoner dari tahun 2007 hingga 2009.
Baca Juga: Jelang Seri Perdana MotoGP, Iannone Cemaskan Kecepatan Motor
Berita Terkait
-
Pebalap Astra Honda Racing Team Sukses Amankan Podium di ARRC Motegi Jepang
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026
-
Akhiri Dominasi ONIC, BTR Berhasil Juarai MPL Indonesia Season 17
-
Alwi Farhan Merasa Lega Berhasil Juara Australian Open 2026
-
Akui Keunggulan Ganda China, Sabar/Reza Harus Puas Finis Runner-up Australian Open 2026
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026