Sport / Arena
Rabu, 04 April 2018 | 20:14 WIB
Tampilan Halte Transjakarta di kawasan Benhil, Jakarta, Selasa (2/1/2018), yang sudah semarak dengan sosialisasi Asian Games 2018. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Wakapolri Komjen Pol Syafruddin mengatakan, paling tidak ada dua tujuan diliburkannya pelajar di DKI Jakarta saat digelarnya perhelatan Asian Games 2018 pada 18 Agustus hingga 2 September 2018.

"Paling tidak nanti ada dua tujuannya. Pertama memberikan penghargaan pada dunia internasional tentu. Dan yang kedua adalah untuk kelancaran, stabilitas keamanan dan transportasi," ujar Syafruddin di kantor Kemenag, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (4/4/2018).

Kemacetan disinyalir menjadi salah satu isu yang dapat mengganggu jalannya event olahraga musim panas se-Asia di tahun 2018 tersebut. Makanya, Inasgoc selaku lembaga penyelenggara menyarankan untuk meliburkan semua sekolah di DKI Jakarta selama Asian Games berlangsung.

Syafruddin pun mengatakan bahwa semua solusi-solusi terbaik untuk kelancaran Asian Games merupakan kewenangan dari Inasgoc. Pihaknya sendiri menurutnya siap membantu dalam bentuk apa pun, termasuk keamanan.

"Inasgoc nanti yang akan atur semua. Itu kewenangannya Inasgoc," pungkas sosok yang menjabat Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2018 itu.

Load More