Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan INASGOC telah membuat peraturan di sekitar Equestrian Park International, Pulomas, Jakarta Timur. Hal itu dilakukan agar venue berkuda tetap steril selama penyelenggaraan Asian Games 2018.
Penyelenggaraan Asian Games 2018 hampir bertepatan dengan perayaan Idul Adha yang jatuh pada 22 Agustus 2018.
Hal itu memicu kekhawatiran dari pihak INASGOC bahwa aktifitas jual beli dan pemotongan hewan kurban bisa membawa bibit penyakit bagi kuda-kuda negara peserta Equestrian (ketangkasan berkuda) yang ditampung di Equestrian Park International di Pulomas, Jakarta Timur.
Oleh karenanya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan INASGOC telah membuat peraturan bahwa aktifitas penjualan dan pemotongan hewan hanya boleh dilakukan dalam radius 1 kilometer dari area berkuda (Equestrian).
"Sehubungan dengan Idul Adha pada 22 Agustus (2018). Dari pemerintah sudah melakukan sosialiasi dengan kelurahan, kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat untuk sementara tak menjual dan memotong hewan kurban di radius 1-2 km di kawasan ini (Equestrian Park International)," ungkap Direktur Utama PT Pulomas Jaya Bambang Mursalin di Jakarta, Selasa (3/4/2018).
Sebagai informasi, venue berkuda Equestrian Park International harus terlebih dahulu mengantongi sertifikat bebas penyakit atau equine disease free zone (EDFZ) dari Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) guna bisa menyelenggarakan perlombaan berkuda di Asian Games 2018.
Bambang mengatakan, Konsultan Federasi International Equesteria yang ditunjuk Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE), telah lima kali datang dan memberi respon positif terhadap venue berkuda seluas 35 hektar tersebut.
Dia pun optimis, Equestrian Park International bisa lolos verifikasi dan sertifikasi di bulan Mei 2018 mendatang
"Insyaallah kita akan diakui," lanjutnya.
Selain melakukan sterilisasi disekitaran equestrian, saat ini PT Pulomas Jaya selaku pengelola tengah melengkapi Equestrian Park International dengan beberapa fasilitas pendukung seperti laboratorium, vaksinisasi dan kawasan karantina kuda.
Berita Terkait
-
Dibandingkan dengan Olimpiade Paris, Pembukaan Asian Games 2018 Kembali Ramai Dibahas
-
Jadi Wasit Timnas U-23 vs Korsel, Shaun Evans Pernah Bikin Indonesia dan Persib Bandung Ngamuk
-
Kisah Kim Min-jae: Pernah Main di Indonesia, Kini Gabung Bayern Munich
-
Raja Sapta Oktohari: Presiden Jokowi Layak Diangkat Jadi Bapak Olahraga Indonesia
-
Profil Kim Min-jae, Bek Anyar Napoli Asal Korsel yang Pernah Main di Indonesia
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat
-
Marc Marquez Ambil Jalan Berbeda di Le Mans, Ducati Terbelah Opsi Aero GP26
-
Dino Prizmic Singkirkan Idolanya, Novak Djokovic Gagal Melaju di Roma 2026
-
DBL Resmi Luncurkan Super Teacher, Benahi Manajemen Talenta Basket Pelajar
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa