Suara.com - Petinju andalan Indonesia, Daud Yordan meminta restu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Rabu (11/4/2018), sebelum bertanding melawan Pavel Malikov di Rusia, 22 April mendatang.
"Saya meminta restu dan dukungan dari Menpora dan seluruh masyarakat Indonesia agar bisa meraih kemenangan pada pertandingan nanti," kata Daud Yordan di lintasan atletik Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan.
Daud Yordan dan Menpora Imam Nahrawi sebenarnya hanya bertemu secara kebetulan. Petinju asal Kalimantan Barat itu mengaku sedang menjaga kondisi sepulangnya dari Madrid, Spanyol. Sedangkan Menpora sedang melakukan kegiatan Gowes Bersama.
Dalam obrolan singkatnya, Daud Yordan mengutarakan pemikirannya jika pertandingan kelas dunia bisa saja dibawa ke Indonesia dengan catatan pemerintah bisa memberikan dukungan penuh. Apalagi banyak petinju Indonesia yang sangat berpotensi menjadi juara dunia.
Jelang pertarungannya tersebut, Daud Yordan mengaku akan menunjukkan kemampuan terbaiknya demi meraih kemenangan pada pertarungan kelas ringan (61,2 kg) itu karena persiapan yang dilakukan sudah berjalan dengan baik.
"Saya sudah siap. Saya juga sudah mempelajari gaya bermain lawan. Memang dia banyak keunggulan seperti lincah dan lebih pendek. Tapi saya sudah mengantisipasinya," kata pemilik rekor tanding 37 menang yang 25 di antaranya dengan KO itu.
Sesuai dengan rencana, mantan juara dunia tinju kelas bulu dan ringan IBO ini akan bertolak menuju Rusia pada 18 April. Untuk mengisi waktu, suami dari Mega Angela ini menjalani latihan rutin di Jakarta.
Sementara itu, Menpora Imam Nahrawi menegaskan jika dukungan penuh diberikan kepada Daud Yordan karena ini merupakan salah satu upaya untuk mengharumkan nama Indonesia dikancah internasional.
"Mari kita doakan agar Daud Yordan mampu merebut gelar. Ini adalah sebuah kebanggaan karena membawa nama baik bangsa," katanya di sela memberi semangat Daud Yordan yang sedang berlatih ringan di SUGBK. [Antara]
Baca Juga: Doni Tata Juarai Kelas Bergengsi Seri I TGA, Adam Borong Gelar
Berita Terkait
-
Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui
-
GFC Series 2 Siap Guncang Bali! Duel Aziz vs KKajhe Jadi Sajian Utama
-
Latihan Gabungan, Kapal Selam Rusia hingga Korvet Gromky bersandar di Jakarta
-
Dapat Perintah dari Putin, Rusia Kirim Bala Bantuan ke Iran
-
Dihujani Drone Rusia di Siang Bolong, Situs Warisan Dunia UNESCO di Lviv Hancur
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026