Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie melaju ke semifinal New Zealand Open 2018 usai kompatriotnya, Tommy Sugiarto mundur di game kedua babak perempat final, Jumat (4/5/2018).
Sejatinya, Tommy unggul lebih dulu di game pertama dengan menang 21-17. Namun, putra legenda bulutangkis nasional Icuk Sugiarto ini memutuskan mundur saat tertinggal 5-14 di game kedua.
Hasil ini membuat skor pertemuan Jonatan dengan mantan penggawa pelatnas PBSI tersebut menjadi imbang 1-1.
Sebelumnya, Tommy menaklukkan Jonatan di perempat final Indonesian Masters 2015 lewat pertarungan tiga game 10-21, 21-12 dan 21-12.
Di semifinal, Sabtu (5/5/2018) besok, Jonatan telah ditunggu unggulan ketiga asal India, Sai Praneeth B. yang mengalahkan Niluka Karunaratne (Sri Lanka) dengan skor telak 21-7 dan 21-9.
Pertemuan nanti jadi kesempatan bagi Jonatan untuk membalaskan kekalahan di Thailand Open 2017. Kala itu, Jonatan takluk lewat pertarungan rubber game dengan skor 21-17, 18-21 dan 19-21.
Sayangnya, langkah Jonatan ke semifinal New Zealand Open 2018 belum mampu diikuti tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung.
Gregoria harus merelakan tiket semifinal jadi milik wakil Cina, Han Yue, setelah menyerah 19-21 dan 16-21.
Hasil ini membuat Indonesia tak memiliki wakil lagi di sektor tunggal putri New Zealand Open 2018.
Baca Juga: Tangkal Serangan Siber, 30 Ahli Bantu INASGOC Amankan Asian Games
Berita Terkait
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Tommy Shelby Kembali! Film Peaky Blinders: The Immortal Man Sajikan Fan Service yang Tajam
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar