Suara.com - Pebulutangkis senior Indonesia, Hendra Setiawan, memberikan tips bagi para juniornya untuk menghadapi tekanan saat berlaga di Piala Thomas 2018 nanti.
Hendra telah menjadi bagian tim Thomas Indonesia sejak 2006 silam. Meski demikian, dirinya mengaku masih merasakan tekanan setiap kali berlaga di turnamen tersebut.
Tiga kali juara dunia itu pun menyebut tekanan saat bermain di ajang beregu seperti Piala Thomas jauh lebih tinggi, dibandingkan bermain perorangan.
"Pasti tekanan itu terasa. Karena kalau kita kalah kan, yang lain juga jadi lebih tertekan," ungkap Hendra.
Sebagai salah satu pemain paling berpengalaman di tim dan telah enam kali berturut-turut membela Merah-Putih di Piala Thomas, Hendra menyebut para pemain hanya harus tetap tenang dan fokus pada dirinya sendiri.
"Lebih fokus ke diri sendiri aja. Sebisa mungkin jangan mikirin giliran pertama atau giliran terakhir. Tetap fokus saja dengan giliran kita sendiri," kata Hendra.
Untuk menjaga kekompakan dan semangat di tim, Hendra menyatakan siap membantu para juniornya dalam melakukan berbagai persiapan.
"Kita saling motivasi ya. Saling membantu juga saat latihan. Misalnya tunggal butuh sparing dua satu atau tiga satu, kalau bisa kita bantu," tandas peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 tersebut.
Sebagai informasi, terakhir kali Indonesia merengkuh gelar juara di Piala Thomas adalah pada 2002 silam atau 16 tahun lalu.
Baca Juga: Ramos Tuding Messi Pengaruhi Wasit, Zidane: No Comment!
Piala Thomas 2018 akan berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Thailand pada 20-27 Mei 2018 mendatang. Indonesia tergabung di Grup B bersama Korea Selatan, Kanada dan Thailand.
Berita Terkait
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Tanpa Kehadiran Hendra Setiawan, Sabar/Reza Akui Butuh Adaptasi di SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Tunggu Keputusan PBSI soal Sabar/Reza untuk SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Targetkan Sabar/Reza Ulangi Prestasi di BWF World Tour Finals
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello
-
Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
-
Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026