Suara.com - Setiap edisi Asian Games selalu memiliki slogan yang ditentukan oleh negara tuan rumah. Tahun ini, Indonesia selaku tuan rumah memilih Energy of Asia sebagai slogan Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang.
Erick Thohir selaku Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC), mengungkapkan alasan dipilihnya slogan Energy of Asia tersebut. Menurutnya, dari data yang dikumpulkan INASGOC, terungkap bahwa bangsa Asia tengah berkembang pesat jika dibandingkan beberapa dekade terakhir. Perkembangan itulah yang menjadi dasar dicetuskannya slogan tersebut.
"Dua puluh tahun terakhir bangsa Asia berkembang luar biasa, tak hanya di sektor ekonomi, namun di sektor kultural, demokrasi, kepemimpinan juga environmental. Nah itulah kenapa kita bilang Energy of Asia," jelas Erick.
Erick yang juga pemilik Mahaka Group, juga membeberkan alasan lain. Menurutnya, penentuan wording atau slogan Asian Games 2018, besar katiannya dengan peran Indonesia dalam memajukan perekonomian di wilayah Asia.
Sumber daya alam yang besar, dinilai Erick menjadikan Indonesia sebagai salah satu motor penggerak kemajuan bangsa Asia. Oleh karena itu, Indonesia dinilai pantas menjadi bintang utama di benua kuning.
"Sumber daya alam kita banyak dipakai negara lain, untuk mengembangkan ekonomi negara lain dan tentu kita sendiri. Nah kita ingin kasih liat bahwa, kita adalah core (inti) dari Asia, jangan hanya Cina, India, Indonesia juga harus diperhitungkan," tambah Erick.
Asian Games 2018 akan dibuka pada 18 Agustus dan akan berlangsung hingga 2 September 2018 mendatang. Event tersebut akan berpusat di dua kota di Indonesia, Jakarta dan Palembang.
Berita Terkait
-
Didukung KONI, Erick Thohir Didesak Beri Sanksi Tegas Kasus Dugaan Pelecehan Atlet Panjat Tebing
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
-
Pesan Ketua Umum PSSI ke John Herdman: Jangan Remehkan Saint Kitts and Nevis!
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Satria Muda Menang Besar di Bandung Arena, Djordje Jovicic Soroti Kunci Kemenangan
-
Lolos 16 Besar All England 2026, Rian Ardianto Kasih Petuah ke Rahmat Hidayat
-
Marc Marquez Masuk Nominasi Laureus World Sportsman of the Year 2026, Bersaing dengan Alcaraz
-
Daftar Atlet Pelatnas Panjat Tebing 2026, Ada Veddriq Leonardo hingga Rajiah Salsabillah
-
Daftar Lengkap Tim Pelatnas Panjat Tebing Indonesia 2026, Persiapan Menuju Asian Games 2026
-
All England 2026: Tanpa Beban, Tiwi/Fadia Tembus Babak Kedua
-
All England 2026: Jonatan Christie Soroti Shuttlecock yang Lumayan Berat
-
All England 2026: Singkat Wakil India, Alwi Farhan Tunjukkan Status Unggulan Bukan Jaminan
-
Searah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegas: Pelecehan Seksual Rusak Integritas Olahraga
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells