- Erick Thohir membuka Kongres Biasa FFI 2026 di Jakarta pada Selasa (13/5/2026) untuk mendorong sinergi antara sepak bola dan futsal.
- PSSI menekankan pentingnya saling belajar antara sepak bola dan futsal demi memajukan ekosistem olahraga nasional secara lebih optimal.
- Peningkatan prestasi internasional futsal Indonesia menuntut organisasi untuk segera berbenah agar siap mencalonkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia 2028.
Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa PSSI tidak boleh gengsi belajar dari perkembangan futsal Indonesia yang dinilai mengalami peningkatan pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Hal itu disampaikan Erick saat membuka Kongres Biasa Federasi Futsal Indonesia (FFI) 2026 di Jakarta, Selasa (13/5/2026).
Menurut Erick, hubungan antara sepak bola dan futsal Indonesia harus berjalan saling mendukung demi kemajuan olahraga nasional secara keseluruhan.
“Apa yang baik di futsal, kita contoh. Apa yang baik di PSSI, futsal contoh. Ya, tidak ada yang istilah gengsi-gengsian. Kalau yang namanya keluarga itu harus berani saling koreksi dan bicara. Dan itu yang saya contohkan ketika futsal kembali menjadi keluarga besar PSSI,” kata Erick.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya prestasi futsal Indonesia di level internasional. Timnas Futsal Indonesia berhasil menjuarai Piala AFF Futsal 2024, meraih medali emas SEA Games 2025, menjadi finalis Piala Asia Futsal 2026, runner-up Piala AFF 2026, hingga naik ke peringkat 14 dunia FIFA dari sebelumnya posisi 24.
Erick juga meminta FFI terus meningkatkan kualitas organisasi agar mampu mengikuti perkembangan prestasi yang semakin meningkat.
“Inilah yang selalu saya bilang ekosistem. Karena ini sudah mulai naik kelas, organisasinya harus naik kelas,” ujarnya.
Ia berharap peningkatan kualitas organisasi membuat futsal Indonesia siap apabila dipercaya menjadi tuan rumah ajang besar dunia di masa mendatang, termasuk rencana pencalonan tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028.
(Antara)
Baca Juga: Militansi Suporter Garuda Jelang Laga Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Exco PSSI: Gila
Berita Terkait
-
Militansi Suporter Garuda Jelang Laga Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Exco PSSI: Gila
-
Masuk Grup Neraka, PSSI Optimis Timnas Indonesia Punya Peluang di Piala Asia 2026
-
Kericuhan Suporter Berulang, DPR Desak Menpora Evaluasi Total Pengurus PSSI
-
PSSI Ingatkan Sepak Bola Indonesia Masih Diawasi FIFA Usai Ricuh Suporter
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar
-
Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan
-
Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama
-
Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi
-
Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor
-
Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air
-
Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?
-
336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan