Suara.com - Rumput lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dicabut usai laga semifinal AFC antara Persija Jakarta melawan Home United, Selasa (16/5/2018). Itu dilakukan sebagai persiapan menjelang upacara pembukaan Asian Games 2018 pada 18 Agustus mendatang.
Pertandingan leg kedua semifinal Piala AFC zona Asia Tenggara antara Persija vs Home United di SUGBK itu sendiri berakhir dengan kekalahan tuan rumah 1-3. Dengan demikian Home United, yang juga memenangkan leg pertama dengan skor 3-2, unggul agregat 6-3 dan berhak melaju ke final.
"Malam ini setelah pelaksanaan sepakbola, mulai pukul 24:00 WIB, kita akan mulai menggulung rumput, dan hal itu akan memakan waktu sekitar 6 jam," ungkap Direktur Departemen Ceremony INASGOC, Herty Paulina Purba di Kantor INASGOC, Selasa (15/5/2018).
Untuk memindahkan rumput GBK, Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) akan bekersajama dengan ahli rumput dari Institut Pertanian Bogor.
Pencabutan rumput GBK menjadi keharusan, sebab, selama tiga bulan ke depan, dari 16 Mei hingga upacara pembukaan Asian Games, permukaan lapangan GBK akan ditutup Armor Deck --alat penutup rumput lapangan. Jika tak dicabut, dalam rentang waktu tersebut, rumput akan mati.
"Kalau dipasang armor deck satu minggu, rumput masih bisa tumbuh. Namun, kalau lebih dari itu, rumput akan mati," kata Qamal, ahli rumput Institut Pertanian Bogor.
Nantinya, seluruh permukaan lapangan dan lintasan lari akan ditutup Armor Deck. Hal itu untuk menghindari dampak kerusakan permukaan lapangan saat upacara pembukaan berlangsung.
"Alat yang kita gunakan (dalam upacara pembukaan Asian Games 2018) tak ringan, beratnya bisa berton-ton. Maka, kita bersama panitia membuat keputusan bahwa rumput di GBK harus di angkat," jelas Sekertaris Jendral INASGOC, Eris Herryanto, Selasa (15/5/2018).
Baca Juga: KPK OTT Sejumlah Orang, Termasuk Kepala Daerah di Bengkulu
Lebih lanjut, Eris menjelaskan bahwa rumput GBK seluas 7.500 meter persegi yang telah di lepas, akan diungsikan di sekitaran lapangan tembak Senayan.
Rumput akan diurus dan dipantau oleh ahli rumput Institut Pertanian Bogor selama tiga bulan, atau hingga upacara pembukaan Asian Games 2018 usai.
Setelah pembukaan selesai, rumput akan langsung dikembalikan ke SUGBK, untuk menunjang keperluan pertandingan cabang olahraga atletik.
Tag
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Dapat Kuasa Penuh di Persija Jakarta, Manajemen Siap Kasih Pemain Terbaik
-
Hanif Sjahbandi Bagikan Resep Sukses Jadi Pemain Profesional di Future Star Competition 2026
-
Daftar 18 Kandang Tim Super League 2026/2027, Persija Pakai Dua Stadion Ini
-
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Persija, Erick Thohir: Makin Banyak Pelatih Bagus di Liga Indonesia
-
Dua Kemenangan Beruntun! Timnas Indonesia Tutup FIFA Matchday dengan Kalahkan Mozambik
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026
-
Akhiri Dominasi ONIC, BTR Berhasil Juarai MPL Indonesia Season 17
-
Alwi Farhan Merasa Lega Berhasil Juara Australian Open 2026
-
Akui Keunggulan Ganda China, Sabar/Reza Harus Puas Finis Runner-up Australian Open 2026
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan