Suara.com - Pasangan ganda putri terbaik Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil menyumbang poin saat tim Uber Indonesia berhadapan dengan tuan rumah Thailand di perempat final Piala Uber 2018, Kamis (24/5).
Dalam pertandingan yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Greysia/Apriyani berhasil mengalahkan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai dua game langsung, 21-11, 21-16. Kemenangan itu membawa Indonesia menyamakan skor 1-1.
Ini merupakan pertemuan ketiga Greysia/Apriyani menghadapi ganda putri ranking delapan dunia tersebut. Berkat kemenangan itu, Greysia/Apriyani sukses memperpanjang rekor tak terkalahkan atas Jongkolphan/Rawinda.
Greysia yang juga sebagai kapten tim Uber Indonesia, mengaku puas dengan penampilan yang ditunjukkan.
Menurut pebulutangkis 30 tahun itu, tekad kuat dirinya dan Apriyani untuk menyumbang poin bagi Merah Putih, menjadi kunci kemenangannya.
"Kami termotivasi banget untuk menyumbangkan poin buat tim, itu kunci kemenangan kami hari ini. Siapa pun lawan kami hari ini, kami sudah bertekad untuk memberikan kemenangan buat Indonesia," kata Greysia, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Kamis petang.
Baca Juga: Ruselli Hartawan Kalah, Indonesia Tersingkir dari Piala Uber
Sayangnya, hasil positif yang diraih Greysia/Apriyani belum bisa berpengaruh banyak bagi Indonesia. Pasalnya, Indonesia terhenti langkahnya usai menyerah 2-3 dari Thailand.
Berikut Hasil Lengkap Perempat Final Piala Uber 2018, Indonesia vs Thailand (2-3):
1. Tunggal: Fitriani vs Ratchanok Intanon 8-21, 7-21
2. Ganda: Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai 21-11, 21-16
3. Tunggal: Gregoria Mariska vs Nitchaon Jindapol 21-10, 22-20
4. Ganda: Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta vs Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai 20-22 12-21
5. Tunggal: Ruselli Hartawan vs Busanan Ongbamrungphan 9-21, 12-21
Tag
Berita Terkait
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026
-
Dua Ganda Putri Indonesia Awali Tur Eropa di German Open 2026
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
Jadwal Thailand Masters 2026: 9 Wakil Indonesia Tampil di Hari Pertama, Ada Lanny/Apriyani
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells
-
Perang Saudara di All England 2026, Fajar/Fikri Bertekad Hapus Rekor Buruk Lawan Raymond/Joaquin
-
Strategi Jitu Bawa Fajar/Fikri ke Babak Kedua All England 2026
-
Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Fokus Evaluasi, Ingin Kolektivitas Tim Dibenahi
-
Final Four Proliga 2026: Megawati Ingin Jakarta Pertamina Enduro Ulangi Prestasi Musim Lalu
-
All England 2026: Tersingkir Awal, Leo/Bagas Kaget Permainan Ganda Taiwan Aktif dan Powerful
-
All England 2026: Fajar/Fikri Hadapi Raymond/Joaquin di Babak Kedua, Sang Senior Punya Rekor Buruk
-
All England 2026: Karpet Abu-abu Bikin Salfok, tapi Raymond/Joaquin Tetap Sikat Ganda Korsel
-
All England 2026: Tersingkir Awal, Rachel/Febi Akui Belajar Banyak dari Ganda China
-
Tundukkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Jakarta Electric PLN Mobile Raih Tiket Final Four Proliga 2026