Suara.com - Kurang dari empat bulan lagi perhelatan Asian Games 2018 akan digelar di Jakarta dan Palembang. Pemerintah pun terus memonitor kesiapan kontingen Indonesia menghadapi multievent empat tahunan tersebut.
Tidak terkecuali kesiapan yang dilakukan para atlet pelatnas cabang olahraga (cabor) tenis.
Dalam hal ini, pemerintah diwakili Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, mengecek langsung pelatnas tenis yang di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2018).
Baca Juga: Ruselli Hartawan Kalah, Indonesia Tersingkir dari Piala Uber
Dalam kunjungan tersebut Menpora menemukan fakta di lapangan bahwa para atlet pelatnas belum mendapat peralatan dari pemerintah.
Salah satu atlet pelatnas tenis, Aldila Sutjiadi mengatakan, masih menggunakan peralatan pribadi selama melakukan persiapan Asian Games 2018.
"Iya, untuk yang ini (sepatu) sih ada beberapa dari sisa SEA Games (2017) kemarin. Tapi ini sudah mau habis—kekuatan sepatunya. Jadi untuk saat ini kita memang beli sendiri (peralatannya)," ungkap Aldila ditemui di Lapangan Tenis Hotel Sultan, hari ini.
Aldila menambahkan, dirinya harus merogoh kocek cukup dalam untuk kebutuhan sepatu. Sebab, harga sepatu tenis cukup mahal dan sulit dicari di Indonesia.
"Tapi yang paling berat itu di sepatu, karena sepatu kan satu sampai dua bulan harus ganti. Kalau baju kita masih ada dari sisa event sebelumnya," ujar petenis asal Jawa Timur.
Baca Juga: Pede Raih Emas Asian Games, Soft Tenis Waspadai 2 Negara Ini
Sementara itu, Ketua Umum PP Pelti, Rildo Ananda Anwar mengaku sedang mengurus keperluan atlet pelatnas tenis. Termasuk soal anggaran uang saku dan peralatan.
Menurut Rildo, terlambatnya pengadaan anggaran untuk cabor tenis, karena PP Pelti harus menunggu hasil seleksi yang baru rampung pada, Rabu (23/5/2018).
"Jadi kemarin kita baru selesai seleksi dua pemain putri. Karenanya kita baru bisa urus SK-nya kemarin," kata Rildo.
"Jadi anggaran dasarnya sudah terbentuk, tinggal kita cairkan. Kan mereka pakai AD/ART masing-masing. Setelah itu, kita akan siapkan sepatu," sambung Rildo.
Berita Terkait
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Batasan Kontestan Asian Games Dicabut, John Herdman Urung Jadi Pengangguran Parsial
-
Geram Atlet Jadi Korban Pelecehan, Erick Thohir: Jahanam!
-
Momentum HUT NOC Indonesia: Satukan Visi Prestasi, dan Proteksi Atlet dari Kekerasan serta Pelecehan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games