- PB Akuatik Indonesia menghentikan sementara Pelatnas Asian Games 2026 karena kendala anggaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.
- Federasi memulangkan atlet ke klub asal dan memangkas kuota peserta dari 24 orang menjadi hanya 12 atlet.
- Keputusan tersebut menghambat persiapan atlet menuju Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, September mendatang.
Suara.com - Program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) akuatik untuk Asian Games 2026 dihentikan sementara. Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB Akuatik) memulangkan para atlet ke klub masing-masing akibat kendala anggaran.
Keputusan ini menjadi pukulan bagi persiapan cabang olahraga akuatik menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Menunggu Kepastian Anggaran
Wakil Ketua Umum PB Akuatik Indonesia Bidang Pembinaan Prestasi dan Sport Science, Wisnu Wardhana, mengatakan pihaknya masih menunggu kepastian pendanaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
"Posisinya kita sekarang masih menunggu konfirmasi tentang kelanjutan pelatnas ini. Untuk renang, masih menunggu," ujar Wisnu di Jakarta.
Untuk sementara, PB Akuatik memilih memulangkan atlet demi menekan biaya operasional.
"Tapi sementara memang kita harus pulangkan dulu karena biayanya cukup besar," katanya.
Pelatnas yang dimulai sejak Maret 2026 itu terhenti setelah PB Akuatik menerima informasi terkait keterbatasan anggaran pekan lalu.
Kuota Atlet Dipangkas
Baca Juga: Ikuti Kejuaraan Asia, Tim Panjat Tebing Indonesia Terbang ke China
Efisiensi anggaran membuat jumlah atlet yang mengikuti Pelatnas berkurang drastis, dari 24 menjadi 12 orang.
PB Akuatik hanya mempertahankan atlet yang telah meraih medali di level internasional.
"Kalau dikurangi lagi, justru atlet-atlet yang kemarin meraih medali," ujar Wisnu.
Ia memastikan federasi terus mencari solusi agar pembinaan atlet tidak terhenti terlalu lama.
"Begitu dananya ada, kita pasti mulai lagi. Secara mandiri, mereka harus tetap berlatih," tegasnya.
Atlet Tetap Optimistis
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
KOI Apresiasi Timnas Hoki Putra Lolos Semifinal dan Amankan Tiket Asian Games 2026
-
Timnas Hoki Indonesia Fokus Hadapi Sri Lanka di Semifinal Kualifikasi Asian Games 2026
-
Jannah Fokus Tampil Maksimal Demi Tiket Asian Games 2026
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
Tak Hanya Balap, Kiandra Ramadhipa Asah Public Speaking demi Karier Profesional
-
Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup
-
Sihir Jerez Kembali Hidup, Alex Marquez Raih Kemenangan Perdana Musim 2026
-
PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan
-
Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026
-
Pecco Bagnaia Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Spanyol 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ungkap Rahasia Manuver Nekat di Lap Terakhir GP Spanyol
-
Siapa Kiandra Ramadhipa? Remaja Asal Sleman Taklukkan Sirkuit Jerez Juarai MotoGP Rookies Cup 2026
-
Bangka Belitung B dan Sulawesi Selatan Juara Kejurnas ORADO 2026