Sport / Balap
Senin, 04 Juni 2018 | 15:55 WIB
"Jurnalis khusus" untuk tayangan televisi. Mark Webber (tengah) dan David Coulthard (kanan) bersama Christian Horner (Boss Red Bull Racing) [Shutterstock].

David Coulthard

Foto: David Coulthard, mantan driver F1 asal Scotland [Shutterstock].

Kerap disapa sebagai DC, kelahiran Scotland tahun 1971 ini aktif balap F1 kurun 1994 - 2008.

Dan begitu gantung helm, ia langsung bekerja sebagai komentator serta pakar analisa balap jet darat di Channel 4. 

Mark Webber

Foto: Mark Webber, mantan driver F1 asal Australia [Shutterstock].

Kelahiran tahun 1976 ini berkarier di F1 kurun 2002 - 2013, pertama kali memenangi podium F1 di tahun 2009 dan menang terakhir di British Grand Prix 2012. Sesudahnya menang di World Endurance Championship pada tahun 2015.

Baca Juga: Kasus Pidato Pribumi, Pemprov Bantah Anies Tak Mau Mediasi

Ia menjadi pakar analisa balap di tayangan F1 Channel 4 sepanjang tahun 2016.

Jolyon Palmer

Foto: Jolyon Palmer, lamanya di F1 kurang lebih sama dengan driver F1 Indonesia, Rio Haryanto [Shutterstock].

Tergolong driver zaman now, karena lajang Inggris ini dilahirkan pada tahun 1991 dan baru turun balap F1 kurun 2016-2017.

Sekarang ia bergabung dengan tim komentator BBC 5 live F1. Dan sampai saat ini Jolyon adalah pengecualian di jajaran jurnalis mantan driver F1, karena pengalamannya di pentas jet darat belum banyak.

Martin Brundle

Foto: Martin Brundle, tergolong veteran sebagai komentator dan pembawa acara F1 [Shutterstock].

Tergolong paling senior di antara para komentator dan jurnalis khusus dari kelompok driver F1. Ia adalah pebalap angkatan zaman old, yang sudah ada sejak masa Ayrton Senna da Silva dan termasuk generasi sebelum Michael Schumacher.

Lahir pada tahun 1959, dan aktif di dunia F1 sebagai driver pada tahun 1984-1989, dan 1991 - 1996.

Driver berdarah Inggris ini sudah malang-melintang di dunia pertelevisian, khususnya kanal balap jet darat, lebih dari 20 tahun. Mulai ITV Sport (1997-2008), BBC (from 2009-2011),  dan kini Sky Sports (mulai 2012).

Load More