Foto: David Coulthard, mantan driver F1 asal Scotland [Shutterstock].
Kerap disapa sebagai DC, kelahiran Scotland tahun 1971 ini aktif balap F1 kurun 1994 - 2008.
Dan begitu gantung helm, ia langsung bekerja sebagai komentator serta pakar analisa balap jet darat di Channel 4.
Mark Webber
Foto: Mark Webber, mantan driver F1 asal Australia [Shutterstock].
Kelahiran tahun 1976 ini berkarier di F1 kurun 2002 - 2013, pertama kali memenangi podium F1 di tahun 2009 dan menang terakhir di British Grand Prix 2012. Sesudahnya menang di World Endurance Championship pada tahun 2015.
Baca Juga: Kasus Pidato Pribumi, Pemprov Bantah Anies Tak Mau Mediasi
Ia menjadi pakar analisa balap di tayangan F1 Channel 4 sepanjang tahun 2016.
Jolyon Palmer
Foto: Jolyon Palmer, lamanya di F1 kurang lebih sama dengan driver F1 Indonesia, Rio Haryanto [Shutterstock].
Tergolong driver zaman now, karena lajang Inggris ini dilahirkan pada tahun 1991 dan baru turun balap F1 kurun 2016-2017.
Sekarang ia bergabung dengan tim komentator BBC 5 live F1. Dan sampai saat ini Jolyon adalah pengecualian di jajaran jurnalis mantan driver F1, karena pengalamannya di pentas jet darat belum banyak.
Foto: Martin Brundle, tergolong veteran sebagai komentator dan pembawa acara F1 [Shutterstock].
Tergolong paling senior di antara para komentator dan jurnalis khusus dari kelompok driver F1. Ia adalah pebalap angkatan zaman old, yang sudah ada sejak masa Ayrton Senna da Silva dan termasuk generasi sebelum Michael Schumacher.
Lahir pada tahun 1959, dan aktif di dunia F1 sebagai driver pada tahun 1984-1989, dan 1991 - 1996.
Driver berdarah Inggris ini sudah malang-melintang di dunia pertelevisian, khususnya kanal balap jet darat, lebih dari 20 tahun. Mulai ITV Sport (1997-2008), BBC (from 2009-2011), dan kini Sky Sports (mulai 2012).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras