Suara.com - Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) memastikan harga tiket opening ceremony Asian Games 2018 akan lebih mahal dari tiket reguler.
Hal itu diungkapkan Ketua INASGOC Erick Thohir dalam jumpa pers di Kantor INASGOC, Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (11/6/2018).
Untuk diketahui, harga tiket reguler menonton pertandingan Asian Games 2018 dijual dengan rentang harga, mulai dari Rp 30 ribu hingga kisaran Rp 100 ribu.
Baca Juga: Menyedihkan, Pebalap Muda Moto3 Meninggal Usai Kecelakaan
Khusus di beberapa cabang olahraga populer, seperti sepakbola dan bulutangkis, harga tiket reguler dipastikan akan lebih mahal.
Sedangkan untuk tiket opening ceremony, INASGOC dan KiosTix selaku penyedia tiket masih menimbang harga yang ideal. Daya beli masyarakat menjadi pertimbangan utama.
"Harga tiket opening ceremony (Asian Games 2018) pasti lebih mahal. Karena memang, mohon maaf, begitu (penjualan tiket) dibuka pun pasti langsung sold out," ujar Erick.
"Harganya sendiri dari tim KiosTix sudah ada (perkiraan harga tiket). Tapi, kita masih menunggu hal-hal lain yang perlu dikomunikasikan. Agar informasi yang kita berikan ke masyarakat itu teratur dan baik," lanjut Erick.
Baca Juga: Mabuk Saat Berkendara, Eks Pebalap MotoGP 'Dipecat'
Di samping itu, lanjut Erick, INASGOC juga akan mematok harga tiket berbeda bagi wisatawan asing yang ingin menyaksikan pertandingan.
Harga tiket reguler akan dinaikan sekitar 20 persen dari harga normal untuk turis mancanegara.
"Untuk orang asing, harga tiket akan lebih mahal. Karena ini realita, kemampuan daya beli itu berbeda-beda," kata Erick.
"Jangankan dengan wisatawan asing, di Indonesia sendiri saja (kemampuan daya beli) berbeda-beda," tambahnya.
Tiket pertandingan Asian Games 2018 sendiri akan mulai dijual pada 30 Juni 2018. Tiket bisa dibeli melalui online maupun offline.
Baca Juga: Catat! Mulai Akhir Juni Tiket Asian Games Sudah Bisa Dibeli
Tag
Berita Terkait
-
Juara Umum! Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand Masters 2026
-
Dihubungi John Herdman, Peluang Tampil Sandy Walsh di Timnas Kian Besar?
-
Dihujat Usai Gabung Persija, Shayne Pattynama Minta Dukungan Publik!
-
Aktor Dibalik Layar: Alexander Zwiers Disebut Tokoh Sentral Naturalisasi
-
Eks Bek Arsenal Mengaku Hampir Gabung Inter Milan Nama Erick Thohir Sampai Terseret
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia