Suara.com - Dua elite runner Indonesia, Rudi Febriade dan Desi Kristiani mengukir kisah penuh kebanggaan. Keduanya tampil dengan pencapaian waktu yang impresif di ajang internasional Xiamen Marathon 2026 untuk nomor 42 KM (jarak penuh maraton).
Rudi Febriade mencatatkan waktu 2 jam 33 menit, sekaligus menjadi personal best sejak tahun 2018.
Sementara Desi Kristiani menyelesaikan lomba dengan catatan waktu 3 jam 39 menit, menunjukkan konsistensi dan daya juang tinggi di kategori maraton.
Maraton Xiamen 2026 digelar pada tanggal 11 Januari lalu di Xiamen, China. Event ini dikenal dengan rute khas dan indah di sepanjang tepi laut dan berhasil menarik ribuan pelari dari seluruh dunia.
XTEP telah mensponsori Xiamen Marathon selama bertahun-tahun dan menjadi brand sepatu yang paling banyak digunakan oleh peserta, dengan tingkat penggunaan mencapai 61,65%.
Sebagai Elite Runner XTEP Rudi Febriade menyampaikan, selama mengikuti Xiamen Marathon dirinya harus beradaptasi dengan kondisi cuaca yang cukup menantang.
"Cuaca di Xiamen cukup dingin, angin yang kencang karena rute lomba berada di area pinggir pantai. Kondisi ini cukup menguras energi dan membutuhkan adaptasi ekstra selama berlari," ucap Rudi.
Baik Rudi Febriade maupun Desi Kristiani memakai salah satu sepatu olahraga global XTEP tipe 160X 7.0 Pro.
Sepatu lari berteknologi tinggi yang menggabungkan pelat karbon GT700 Golden (XTEP POWER) untuk meningkatkan propulsi hingga 8,7 persen, midsole XTEP ACE+ dengan rebound lebih dari 85 persen, serta XTEP DURA yang tahan hingga 2.000 kilometer berkat analisis AI.
Dilengkapi XTEP FIT sepatu ini memberikan kenyamanan dan fit presisi untuk performa maksimal di lintasan.
Partisipasi XTEP dalam Xiamen Marathon 2026 ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan brand dalam mendukung atlet-atlet lari berprestasi, sekaligus membuktikan kualitas teknologi sepatu XTEP yang mampu menunjang performa di level kompetisi internasional dan menempatkan sebagai mitra utama dan penyedia perlengkapan lari profesional.
"XTEP bangga dapat mendukung para elite runner Indonesia untuk tampil di ajang dunia. Pencapaian Rudi dan Desi menjadi bukti bahwa kombinasi latihan, determinasi atlet, serta inovasi produk yang tepat mampu menghasilkan performa terbaik," ujar representatif XTEP Indonesia.
Dalam upaya mendukung para pelari untuk membuat pencapaian yang lebih tinggi, XTEP juga telah berinvestasi besar-besaran dalam pengembangan produk, serta terus memutakhirkan teknologi produknya.
Sejalan dengan komitmen tersebut, XTEP kini telah resmi membuka store di Central Park Mall, Lantai 2, Jakarta.
Kehadiran store ini diharapkan dapat semakin mendekatkan XTEP dengan komunitas lari dan pecinta olahraga di Indonesia, sekaligus menghadirkan rangkaian produk sepatu dan apparel olahraga berteknologi tinggi.
Berita Terkait
-
7 Sepatu Lari Maraton Murah Rasa Premium Sekelas Adidas Adizero Adios
-
Rekomendasi Drama Korea Time Travel yang Seru dan Wajib Ditonton
-
5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Half Maraton, Bantalan Empuk Setara Brand Dunia
-
Bungie Ungkap Video Marathon, Game Siap Rilis Maret 2026
-
Tak Terbendung, Odekta Elvina Naibaho Cetak Hattrick Emas Maraton Putri di SEA Games 2025
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
Terkini
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Popsivo Buka Peluang Lolos ke Final Four Proliga 2026
-
Belum Terbendung, LavAni Kembali Raih Kemenangan atas Medan Falcons