Suara.com - Pasangan ganda putri Cina, Chen Qingchen / Jia Yifan, berhasil melaju ke babak kedua Indonesia Open 2018 usai menyudahi perlawanan wakil Korea Selatan, Chang Ye Na / Jung Kyung Eun, Rabu (4/7/2018).
Kemenangan perdana keduanya di turnamen berlevel HSBC BWF World Tour Super 1000 ini tak didapat dengan mudah. Pasangan rangking 2 dunia ini harus susah payah menaklukan wakil Malaysia yang bermain ngotot.
Sempat tertinggal di gim pertama dengan skor 13-21, Chen / Jia mampu membalikan keadaan di dua set penentuan dengan mengamankan skor identik, 21-17, 21-17.
Menurut Jia, kemenangan kali ini sangat luar biasa. Sebab, selain lawan yang dihadapi cukup sulit, lapangan di Istora Senayan, Jakarta --venue Indonesia Open 2018-- dinilainya cukup berangin dan menambah kesukaran di pertandingan.
"Pertandingan hari ini lumayan susah. Ini babak pertama agak susah mengontrol angin. Menang kali ini sangat luar biasa," kata Jia Yifan usai laga, Rabu (4/7/2018).
Selain faktor penonton Indonesia yang mendukung mereka berdua, ketahanan fisik juga menjadi salah satu kunci kemenangan Chen / Jia. Usia wakil Malaysia yang terpaut di atas mereka, dinilai Jia memberi banyak keuntungan.
"Wajar mereka terpengaruh suporter, sama aja mau kami atau mereka. Kami juga tahu penonton indonesia sangat ramah," tutur Jia.
"Secara usia kami lebih muda dari mereka, fisik kami lebih prima, jadi kami lebih bersemangat," tukasnya.
Di babak kedua, mereka akan bertemu wakil Malaysia, Chow Mei Kuan / Lee Meng Yen. Pertandingan tersebut akan berlangsung Kamis (5/7/2018).
Indonesia Open 2018 berlangsung dari 3-8 Juli 2018 di Istora Senayan, Jakarta Pusat. Turnamen berlevel HSBC BWF World Tour Super 1000 itu akan memperebutkan hadiah fantastis sebesar 1,25 juta Dollar AS atau sekitar Rp 17 miliar.
Berita Terkait
-
Raymond/Nikolaus Gagal Juara, Indonesia Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
-
Kandas di Final, Jonatan Christie Gagal Akhiri Puasa Gelar Indonesia Open
-
Singkirkan Juara Swiss Open, Jonatan Christie Melaju ke Semifinal Indonesia Open 2026
-
Drama Rubber Gim, Fadia/Tiwi Gagal Melaju ke Semifinal Indonesia Open 2026
-
Juara Umum! Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand Masters 2026
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026
-
Akhiri Dominasi ONIC, BTR Berhasil Juarai MPL Indonesia Season 17
-
Alwi Farhan Merasa Lega Berhasil Juara Australian Open 2026
-
Akui Keunggulan Ganda China, Sabar/Reza Harus Puas Finis Runner-up Australian Open 2026
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026