Suara.com - Mantan pebalap Formula One (F1) dan juara dunia 2016, Nico Rosberg angkat bicara terkait spekulasi yang menyebut insiden antara Lewis Hamilton (Mercedes) dan Kimi Raikkonen (Ferrari) di F1 GP Inggris 2018, Minggu (08/07/2018) lalu. Soal insiden start, Rosberg bela Raikkonen.
Tak peduli bahwa Hamilton adalah mantan rekannya saat berada di tim Mercedes dahulu, soal insiden start, Rosberg bela Raikkonen. Dengan tegas ia ungkapkan, bahwa Ferrari tak menerapkan strategi kotor.
Insiden tabrakan antara Hamilton dan Raikkonen terjadi di awal balapan. Raikkonen yang ingin menyalip Hamilton di tikungan pertama, nyatanya tak mampu melakukannya dengan mulus. Ban depan jet darat Raikkonen mengunci dan menabrak ban belakang Hamilton, hingga pebalap Inggris itu tergelincir dan keluar dari lintasan.
Bila menyaksikan rekaman kejadian, sangat seru untuk ukuran balap zaman now. Lihat pula dampaknya, di mana insiden ini mampu membuat juara F1 2017 itu tercecer ke posisi 17.
Hamilton yang bertekad meraih poin penuh di kandang sendiri akhirnya finish di urutan kedua. Merasa tak puas, driver bergiwang batu permata itu menyindir Ferrari dengan menyebut insiden tabrakan sebagai "strategi yang sangat menarik".
Bagi Rosberg, yang sudah gantung helm pada 2016 dan disorot media sebagai pribadi yang tidak terlalu cocok dengan Hamilton, tabrakan ini murni kecelakaan. Bukan sebuah langkah dari Raikkonen untuk menjegal Hamilton dan memuluskan rekan satu timnya, Sebastian Vettel melaju di depan.
"Pengertiannya sangat sederhana. Kejadian itu 100 persen bukan kesengajaan," kata Rosberg seperti dilansir Motorsport, Selasa (10/07/2018).
Rosberg mencontohkan kejadian di F1 GP Austria untuk meyakinkan bahwa Raikkonen dan Vettel tak punya relasi untuk saling membantu demi memenangkan suatu seri balapan.
"Kita semua tahu bahwa di GP Austria, Kimi tak membalap demi Vettel. Di situ ia berada di posisi kedua dan Vettel ketiga, namun dirinya tak membiarkan Vettel melewatinya. Mereka berdua bahkan tak pernah mempertimbangkan setting buat hal ini," jelas Rosberg.
Baca Juga: Detik - detik Kepala Sopir Truk Marthen Lay Ditembak di Cilandak
Usai menyindir, Hamilton tak berlama-lama baper. Lewat laman Instagram pribadinya, ia mengungkapkan kondisi positif.
"Kimi meminta maaf, saya menerimanya, dan langsung move on. Itu hanya insiden dalam sebuah balapan tak kurang dan tak lebih," tulis Hamilton dalam akunnya.
Ditambah lagi sepotong kalimat yang memaafkan dirinya, "Terkadang kita mengatakan hal-hal omong kosong dan kita harus belajar dari itu."
F1 GP Inggris dimenangkan Vettel dengan Hamilton dan Raikkonen berturut-turut berada di posisi kedua dan ketiga. Dengan kemenangan Ferrari di sirkuit Silverstone, jarak antara Hamilton dan Vettel kini semakin menjauh. Vettel unggul 8 poin dari Hamilton di posisi kedua. Dan soal insiden start, Rosberg bela Raikkonen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar