Lewis Hamilton (Mercedes)
Paling dramatis menikmati tato milik lajang Inggris peraih empat kali gelar juara dunia F1 (2008, 2014, 2015, 2017) ini adalah saat ia tidak mengenakan busana bagian atas. Di bagian punggung terdapat tato salib raksasa dengan sayap malaikat serta kalimat "Still I Rise", yang merujuk kepada keyakinan dan imannya.
Sementara di bagian pundak dan dada adalah sosok singa tengah mengaum. Sangat melambangkan kebangsaannya. Lantas, di bawah dada terdapat gambar sebuah kompas, pada lengan atas kanan adalah sosok Bunda Maria. Setelah itu masih ada tema floral di sekitar pinggang dan lengan. Beberapa tulisan juga dibubuhkan, antara lain “Family” dan “Faith”.
Laman berikut adalah tentang tato Kimi Raikkonen.
Kimi Raikkonen (Ferrari)
Awalnya, lelaki Finlandia peraih gelar juara dunia F1 satu kali (2007) ini menuliskan "Iceman" di bagian pergelangan kiri dalam. Julukan ini diberikan para jurnalis mengingat ia sangat jarang memberikan komentar panjang, serta raut muka yang jauh dari kesan ramah. Namun nama pemberian ini ditengarai bisa jadi berasal dari kegemarannya menyantap es krim lolly.
Sementara pergelangan dalam kanan adalah motif tribal bola api, konon merujuk pada simbol-simbol bangsa Finlandia kuno yang berdarah paduan Viking dan Norse (arti sederhananya adalah orang-orang Utara). Dan untuk memperingati kelahiran putra pertamanya, ia menambahkan tato wajah Robin, sang anak di atas tato berdesain tradisional itu.
Laman berikut adalah tato milik Fernando Alonso.
Fernando Alonso (McLaren)
Peraih dua kali gelar juara dunia F1 (2005, 2006) asal Spanyol ini "menyembuyikan" rajah tubuhnya di bagian tengkuk sampai punggung.
Baca Juga: Ini Alasan 'Gemuknya' Kontingen Indonesia di Asian Games 2018
Desainnya unik, yaitu gagang panjang berukir dari sebuah pedang milik Samurai, sekaligus seorang Samurai tengah berlutut.
Bagi Alonso, tato adalah sebentuk ekspresi. Sarana untuk senantiasa mengingat keberadaannya dan kesiapan untuk bertarung di sirkuit. Secara simbolik, sang Samurai tengah berada dalam kondisi hampir kalah, namun harga diri dan kebanggaan ditunjukkan dengan selalu tengadah ke atas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026