Sport / Arena
Kamis, 16 Agustus 2018 | 20:14 WIB
Pebasket Jordan Clarkson saat masih memperkuat LA Lakers, melesakkan tembakan saat melawan Detroit Pistons dalam ajang NBA. [AFP/Robyn Beck]

1. Jordan Clarkson (Filipina)

Pebasket asal Filipina Jordan Clarkson (jaket hitam) yang bermain di klub Cleveland Cavaliers pada kompetisi NBA hadir mendukung negaranya bertanding di babak penyisihan Grup D Asian Games 2018 di Hall Basket Senayan, Jakarta, Kamis (16/8). [INASGOC/Rocky Padila]

Guard Cleveland Cavaliers ini sempat mencurahkan kegelisahan hatinya di akun Facebook, karena tak bisa memperkuat tim basket Filipina di Asian Games 2018.

Namun, berkat komunikasi yang dilakukan Federasi Bola Basket Filipina (FIBA), dia akhirnya diizinkan pihak NBA bermain di Asian Games 2018.

"Hati saya penuh dengan rasa syukur untuk semua orang yang membantu mewujudkan hal ini. Sampai ketemu secepatnya," tulis pebasket keturunan Amerika-Filipina.

Jordan Clarkson hanya menjadi penonton saat Filipina memainkan laga perdana di penyisihan Grup D Basket Putra Asian Games 2018, melawan Kazakhstan, Kamis (16/8/2018) siang.

Pasalnya, pebasket berusia 26 tahun itu baru tiba di Jakarta pada Kamis pagi. Kedatangannya ke Hall Basket Senayan, Jakarta, pun mendapat sorotan pengunjung.

Meski tidak diperkuat Clarkson, tim basket Filipina masih mampu menundukkan Kazakhstan dengan skor 96-59.

2. Ding Yanyuhang

Small forward Cina, Ding Yanyuhang, melakukan layup. [AFP/Andrej Isakovic]

Pebasket berusia 24 tahun ini turut berkontribusi besar membawa Cina menjuarai Kejuaraan Basket Asia FIBA 2015.

Kini, dia menjadi satu dari 12 pebasket andalan Cina untuk meraih medali emas di Asian Games 2018.

Musim 2018/19 menjadi debutnya bermain di kompetisi NBA. Dia dikontrak Dallas Mavericks setelah sejak 2011 memperkuat klub lokal Cina, Shandong Golden Stars.

3. Zhou Qi

Center tim basket Cina, Zhou Qi (kanan), menepis bola dari tangan pebasket Prancis, Charles Kahudi, saat kedua negara bertemu di babak penyisihan Grup A Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. [AFP/Andrej Isakovic]

Sama seperti Yanyuhang, Zhou Qi juga turut punya andil membawa Cina meraih medali emas di Kejuaraan Basket Asia FIBA 2015.

Center yang memiliki postur 217 cm ini saat ini siap bahu-membahu bersama rekan-rekannya untuk membawa Cina ke posisi tertinggi pada Asian Games 2018.

Zhou Qi memulai debutnya di NBA pada musim 2017, dengan memperkuat klub Houston Rockets.

Dia tercatat 18 kali bermain di kompetisi reguler NBA musim lalu, dengan catatan 1,2 poin per game.

Load More