Suara.com - Air mata Diananda Choirunisa tak terbendung usai gagal menyumbang medali emas untuk Indonesia di nomor recurve individu putri Asian Games 2018, Selasa (28/8).
Dalam final yang digelar di Lapangan Panahan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, perempuan yang akrab disapa Nisa, harus mengakui keunggulan pemanah Cina, Xinyan Zhang.
Nisa kalah dengan skor 7-3. Total, peraih medali emas SEA Games 2017 nomor recurve individu putri ini membukukan 135 poin.
Sedangkan, Zhang yang meraih medali emas Asian Games 2018 cabang olahraga panahan, mendulang 144 poin.
Di set pertama, Nisa kalah dengan skor 28-30. Kedua pemanah sempat bermain imbang di set kedua setelah sama-sama membukukan 28 poin.
Di set ketiga, Nisa sukses mengimbangi skor menjadi 3-3 setelah mencatatkan 28 poin berbanding 27 poin yang dibukukan Zhang.
Di set keempat dan kelima, Zhang tak terbendung lagi dengan membukukan 29 dan 30 poin. Sedangkan, Nisa hanya mampu mencatatkan 24 dan 27 poin di set keempat dan kelima.
Untuk diketahui, untuk tiap kemenangan di masing-masing set bernilai dua poin. Sedangkan, hasil imbang bernilai satu poin.
Sementara itu, Riau Ega Agata Salsabilla menambah perolehan medali untuk Indonesia dari cabang panahan Asian Games 2018.
Ega sukses meraih medali perunggu di nomor recurve individu putra, dalam perebutan medali perunggu Asian Games 2018 melawan pemanah Kazakhstan, Ilfat Abdullin, dengan skor 6-2.
Berita Terkait
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Jutaan Pasang Mata Malam Ini Doakan Timnas Indonesia Juara
-
Indonesia Kalah Telak Soal Head to Head dari Iran di Piala Futsal Asia
-
Eks Pemain Ajax Doakan Timnas Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Hossein Tayyebi Raja Gol Iran yang Jadi Ancaman Serius Indonesia di Final Piala Asia Futsal 2026
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI
-
Pelita Jaya Dapat Dukungan Tambahan dalam Mengarungi IBL 2026
-
Cetak Sejarah, Produk Cokelat Asal Indonesia Resmi Jadi Sponsor Gresini Racing di MotoGP
-
Libas Unggulan Kedua, Janice/Eala Maju ke Semifinal Abu Dhabi Open 2026
-
Alex Marquez Catat Waktu Tercepat saat Tes Uji Coba MotoGP Sepang
-
Libas Malaysia 3-2, Indonesia Keluar sebagai Juara Grup D BATC 2026
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Jadwal dan Link Streaming Proliga 2026 Malam Ini: Adu Keras Pertamina Enduro vs Electric PLN
-
5 Kemenangan Beruntun Jadi Modal Pertamina Enduro, Megawati Incar Posisi Teratas Proliga 2026