Suara.com - Kontingen Indonesia telah sukses merengkuh 24 medali emas sampai hari ke-11 Asian Games 2018, Rabu (29/8/2018). Raihan ini jelas sudah melebihi target awal 16 emas. Tak cukup sampai di situ, Kontingen Indonesia juga sukses memecahkan rekor emas, perak, perunggu dan juga keseluruhan medali di Asian Games.
Seperti diketahui, sebelumnya raihan medali emas terbanyak Indonesia di ajang Asian Games adalah 15, yakni di Asian Games 1974 Teheran. Pada edisi tersebut, Indonesia akhirnya menempati posisi kelima klasemen akhir perolehan medali.
Tak hanya mencatat sejarah baru dalam perolehan medali emas, Kontingen Indonesia di Asian Games 2018 juga berhasil memecahkan rekor raihan medali perak dan perunggu.
Pada 1974, Kontingen Indonesia total menggondol 14 medali perak. Sementara rekor perunggu terbanyak sebelumnya dicatatkan pada Asian Games 1962, yakni 28. Namun, saat ini Indonesia sudah mengumpulkan 19 perak dan 29 perunggu di Asian Games 2018. Dan raihan ini tentunya masih berpotensi untuk bertambah lagi.
Secara total, Indonesia sejauh ini sudah mengumpulkan 72 medali di Asian Games 2018. Jumlah ini juga memecahkan rekor total medali di pentas Asian Games, mengalahkan rekor sebelumnya, yakni 51 medali di Asian Games 1962.
Berita Terkait
-
Rahasia Indonesia Lampaui Target di ASEAN Para Games 2025, Raih 392 Medali!
-
UPDATE ASEAN Para Games 2025: Indonesia di Peringkat Kedua, Debutan Jadi Sumber Kejutan Medali
-
Indonesia Disambut Meriah di Upacara Pembukaan ASEAN Para Games 2025, Ini Respon Erick Thohir
-
Ulangi Rekor 30 Tahun Silam, Indonesia Lampaui Target Medali SEA Games 2025
-
Indonesia Cetak Sejarah Baru di SEA Games 2025
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara